Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

BPBD Bener Meriah Kembali Terima Satu Unit Damkar Baru

IstimewaPlt Bupati Bener Meriah terima Damkar
A A A

BENER MERIAH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, kembali menerima satu unit Mobil pemadam kebakaran baru yang berkapasitas 4000 liter air yang bersumber dari dana Otsus tahun anggaran 2021. Senin, 21 Juni 2021

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami didampingi Seketaris daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah Drs Haili Yoga melakukan test drive (Uji jalan).

Usai melakukan uji coba Damkar itu, Dailami meminta BPBD Bener Meriah untuk terus mengedukasi masyarakat tentang upaya pencegahan agar tidak terjadi kebakaran.

“Untuk mengentisipasi terjadinya kebakaran, diharapkan pihak BPBD selalu memberikan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran,” kata Dailami

Dailami berharap, dengan bertambahnya Armada di Kabupaten Bener Meriah dapat membantu petugas dalam melakukan pemadaman kebakaran diwilayah tersebut. “Saya berharap Armada ini dapat dirawat dengan baik, sehingga bila diperlukan tidak terkendala apapun,” pinta Dailami.

Sementara itu Kalak BPBD Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi kepada acehimage.com menuturkan, sejauh ini BPBD Bener Meriah telah memiliki sepuluh (10) unit Damkar, dan satu unit dalam keadaan rusak karena sudah ujur (tua)

“Kita sudah memiliki sepuluh unit damkar, dan insyaallah pada bulan Juli nanti kita aka nada penambahan satu unit damkar lagi,“ kata Anwar Sahdi

Anwar menyebutkan, rencananya damkar yang baru tiba dari Jakarta tadi pagi akan ditempatkan di Pos utama, hal itu sesuai standar analisis wilayah manajemen kerja kebakaran.

Kendati demikian, nantinya ada proses evaluasi WNK yang kita lakukan terlebih dahulu, karena penting untuk menganalisis cakupan layanan, perhitungan kebutuhan armada dalam menempatkan armada tersebut.

“Untuk manajemen pengunaannya tetap harus melalui proses penghitungan zonasi wilayah manajemen kerja kebakaran,walaupun dalam catatan damkar yang baru tersebut cocok di operasionalkan di pos utama, Cuma harus melalui evaluasi menajemen kerja.” Sebut Anwar

Anwar menjelaskan, untuk itu rencananya pihaknya akan melakukan rapat evaluasi terkait evaluasi manajemen kerja di Kanor BPBD dalam rangka penentuan penempatan damkar.

Kabid kedaruratan BPBD Bener Meraih itu berharap, dengan penambahan damkar tersebut diutamakan untuk memperkaya intake air pemadam, intake air pemadam betul-betul harus diperkaya.

“Jadi semua titik, semua pemukiman padat harus punya sumber air siap sedia untuk digunakan. Insyaallah dengan intake sudah baik, aramadanya relatif baru sudah bisa sedikit cepat untuk merespon saat terjadi kebakaran,” terang Anwar

Selain itu,  kita mengharapkan anggota untuk merubah paradigma sebagai pelayan, bukan dilayani, damkar harus bekerja maksimal. Imbuh Anwar

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...