Puluhan papan bunga ucapan Selamat dan Terimakasih kepada Gubernur Aceh berjejer terpasang di depan Pendopo Gubernur Aceh tepatnya di jalan Jalan Japakeh No.1, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh. Pantauan acehimage.com, pada Jumat (5/3/2021). Papan bunga ini terpasang mulai di depan Museum Aceh hingga pagar samping pendopo (pintu masuk Anjong Mon Mata). Memang papan bunga yang terpasang kali ini berbeda dengan yang dipasang di depan Kantor Gubernur Aceh beberapa waktu lalu. Kali lebih kepada program "pencitraan" Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

BKSDA Kirim Empat Ekor Gajah Jinak ke Bener Meriah

SAMSUDDINBKSDA mengirimkan gajah jinak ke Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Guna untuk percepatan penanganan Gajah liar di kawasan Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Rabu (3/2/2021) Sekretaris daerah (Sekda) Drs Haili Yoga temui BKSDA.

Lewat keterangan tertulisnya, Drs Haili Yoga menyebutkan, dalam penangan konflik gajah di Pintu Rime Gayo sangat membutuhkan dukungan dan kerjasama yang baik dengan semua pihak.

"Tentu tidak cukup kerjasama dengan rekan-rekan TNI/Polri dan masyarakat tetapi juga harus bekerjasama dengan segenap pemangku kepentingan terutama disekitar wilayah kehadiran gajah liar yang selama ini sudah bekerja ekstra keras," kata Haili Yoga.

Justru itu, kemarin Sekda lansung menemui Kepala BKSDA Aceh, Agus Ariyanto untuk percepatan penangan gajah liar di Bener Meriah.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Ariyanto sangat menyambut baik dan akan secepatnya mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah konflik gajah liar dengan manusia di Kecamatan Pintu Rime Gayo.

“Pada hari ini ( Rabu, 3/2/2021) BKSDA Aceh langsung mengirimkan 4 (empat) ekor gajah jinak ke Bener Meriah, untuk menggiring gajah liar yang ada dipemukiman warga untuk keluar dari lokasi, dan langsung kita saksikan,” ungkap Haili Yoga.

Tambah Sekda, bukan Cuma itu pihak BKSDA Aceh juga akan melanjutkan membuat dan membangun Parit Barrier dan pemasangan Power Fencing (Kawat kejut), dan ini akan bisa meminimalisir konflik gajah dengan masyarakat sekaligus untuk menghalau gajah agar tidak turun kepemukiman warga di Kecamatan Pintu Rime Gayo- Bener Meriah, ungkapnya.

"Sekali lagi kita berharap dengan adanya dukungan dari semua pemangku kepentingan terutama kepada BKSDA, DLHK dan LSM CRU Aceh, TNI/Polri serta masyarakat untuk bisa melakukan upaya penggiringan dan penyelamatan gajah liar dan kita juga memohon ke masyarakat untuk tidak berbuat kasar terhadap satwa yang dilindungi itu.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah juga sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Tim 8 yang bekerja siang dan malam dalam penanganan gajah liar tersebut tanpa mengenal lelah, semoga kawan-kawan yang tergabung dalam Tim 8 tetap semangat untuk kenyamanan warga kita, dan jangan ada kata menyerah,"ungkap Sekda.

Terakhir Sekda menyampaikan, ke 4 ekor gajah jinak yang dikirimkan oleh BKSDA Aceh tujuan utamanya memang untuk menggiring gajah liar supaya keluar dari pemukiman warga supaya kembali kehabitatnya

"Setelah itu akan ada kerjasama dengan Dinas Pariwisata Bener Meriah dimana gajah-gajah itu nantinya juga bisa dijadikan sebagai objek wisata atau Destinasi wisata baru di Bener Meriah," pungkas Haili Yoga.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...