Penolakan terhadap rencana Tgk H Sarkawi mengundurkan diri dari jabatan Bupati Bener Meriah terus bermunculan, jika sebelumnya penolakan tersebut datang dari HPBM dan Partai PKS, kali ini hampir seluruh unsur agama islam di daerah berhawa sejuk itu juga menyatakan sikap menolak pengunduran diri Sarkawi sebagai Bupati.

Bisnis Kerajinan Rotan Meredup di Tengah Wabah Corona

AK JAILANIBisnis kerajinan rotan di Gampong Lamgaboh, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.
A A A

ACEH BESAR - Pandemi virus corona (Covid-19) rupanya tidak hanya membayangi kesehatan masyarakat, namun juga kantong pendapatan usaha kecil dan menengah, misalnya bisnis kerajinan rotan di Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Pedagang yang menjual berbagai jenis hasil kerajinan tangan berbahan rotan disana mengaku bisnis mareka meredup selama merebaknya wabah virus covid-19.

Apalagi setelah Pemerintah mengeluarkan himbauan untuk tetap di rumah agar tidak terjadi kerumunan di berbagai tempat.

Imbauan tersebut guna untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus berbahaya tersebut yang mulanya diduga berasal dari Wuhan, China.

Suriati, pemilik Ati Karya Rotan mengatakan pada tahun sebelumnya pada bulan ramadhan penjualan mengalami peningkatan.

Namun di bulan ramadhan kali ini, Ibu berbadan ramping itu mengaku hanya laku dengan jumlah minim dan nyaris tidak ada.

"Sibulen yang ka di likot, wate lockdown, sit betoi-betoi, down, (sebulan yang lalu waktu penerapan lockdown memang tidak ada yang beli sama sekali)," begitu cerita Suriati kepada acehimage.com, Jumat (15/5/2020).

Menurut penuturannya, di akhir ramadhan ini baru penjualan mareka mulai merangkak perlahan.Biasanya konsumen mareka merupakan para wisatawan.

"Sekarang ini ada satu dua, biasanya menjelang lebaran masa penen, tapi ini belum, mungkin penyebab dari corona," urainya.

Selama penjualannya yang nyaris tidak ada, ia mengaku sudah merumahkan tujuh pekerja (pengrajin) yang selama ini bekerja di tempat dirinya.

"Sayangnya pengrajin ini, mareka sudah tidak bekerja," jelasnya sambil menata satu per satu bahan dagangannya.

Menyangkut dengan harga, dia menjual dengan harga yang bervariasi, tadung saji misalnya mulai dari Rp50 ribu hingga Rp350 ribu.

Selain tudung saji, Ati Karya Rotan turut menjual berbagai bahan lainya seperti keranjang pakaian, keranjang mencuci daging, tampah, pot bunga, ayunan anak-anak, ayunan boneka, keranjang parsel hingga tatakan periuk alias reungkan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...