Anggota DPR Aceh HT Ibrahim ST MM meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menunda melakukan penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh untuk sementara waktu. Ini disampaikan Ibrahim setelah mendengar keluhan dari masyarakat yang selama ini bergantung hidup di daerah tersebut. "Apalagi saat ini, sama-sama kita ketahui sedang Pandemi COVID-19 yang membuat ekonomi masyarakat terpuruk," kata Pria yang akrab disapa Ampon Bram, Kamis (22/10/2020).

BI Buka Penukaran Uang Rp75 Ribu Secara Daring Besok

Bisnis.comKaryawan melintas di dekat logo Bank Indonesia di Jakarta, Senin (3/2 - 2020).
A A A

JAKARTA- Bank Indonesia (BI) kembali membuka pendaftaran penukaran uang peringatan kemerdekaan (UPK) Rp75 ribu untuk individu secara daring pada Kamis (27/8) besok.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim menuturkan Dewan Gubernur BI telah memutuskan untuk mempercepat dan memperluas peredaran UPK. Sehingga, kuota per harinya akan dilipatgandakan dari penukaran sesi pertama pada 17 Agustus lalu.

"Kemarin Dewan Gubernur BI sudah putuskan bahwa akan mempercepat dan memperluas peredaran UPK lewat penukaran, oleh karena itu kami akan menambah kuota untuk penukaran setiap harinya dengan tetap menjaga protokol kesehatan," ungkap Marlison lewat video conference, Rabu (26/8).

Sebelumnya, kuota penukaran per hari di kantor BI di Jakarta ditetapkan sebesar 300 bilyet, dengan penambahan kuota maka mulai besok penukaran individu di kantor pusat menjadi 600 lembar.

Sementara, untuk kantor cabang di daerah kuota dinaikkan dari 150 lembar UPK sehari menjadi 300 bilyet. Penambahan kuota dilakukan agar target penukaran individu sebesar 30 ribu per hari dapat tercapai.

"Mulai besok sudah mulai buka lagi untuk individu jadi besok kuota tambah dua kali lipat, jadi mudah-mudahan besok buka aplikasi PINTAR untuk individu sudah bisa melakukan pemesanan kembali," lanjutnya.

Beriringan dengan penukaran individu, penukaran kolektif juga dibuka oleh BI untuk mengakomodasi antusias masyarakat. Untuk kolektif, pendaftaran telah dibuka sejak 25 Agustus lalu.

Penukaran secara kolektif disyaratkan minimal 17 orang per pendaftaran. Untuk kolektif tidak ada kuota maksimal yang ditetapkan. "Kalau kolektif minimal 17, tidak ada maksimal. Sebanyak-banyaknya sesuai dengan kebutuhan pemesan," terangnya.

Per Selasa, (25/8) malam, BI telah mengeluarkan 50 ribu bilyet UPK dari total yang disediakan 75 juta lembar. Angka ini masih kecil, sehingga diharapkan masyarakat tak memburu UPK di e-commerce dengan harga selangit karena takut kehabisan.

Untuk pemesanan daring langsung di BI pun cukup mudah, peminat dapat mengunjungi situs web BI atau mengunduh aplikasi PINTAR untuk pengguna Android atau iOS.

Sumber:CNN INDONESIA
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...