Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 8 Desember 2022 episode ke 32 Tahun ke 3 dengan tema: Rp13 Miliar Dana Titipan di BRA Siapa Nikmati? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak

Berkaitan dengan Vaksin Covid-19?

IstimewaIlustrasi
A A A

ACEHIMAGE.COM - Penemuan kasus gangguan ginjal akut pada anak di Indonesia masih menjadi misterius. Dimana ikatan dokter anak indonesia dan pihak lainnya masih belum melakukan investigasi, namun muncul pertanyaan apakah ada kaitannya dengan vaksin Covid-19?

Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) menerangkan hal ini tidak diketahui keterkaitannya. Sebab data dari kasus memang gangguan ginjal akut misterius lebih banyak menyerang balita, atau usia belum divaksinasi.

"Kami pun belum bisa mendapatkan jawabannya, karna itu kami masih menulusuri tetap menginvestigasi penyebabnya apa kami selalu konsultasi dengan ahli di luar negeri juga di perkumpulan inter untuk dokter anak di bidang ginjal," ungkap Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) dalam meet the expert Kewaspadaan Dini Gangguan Ginjal Akut pada Anak, secara online Jumat (14/10/2022)

Dengan begitu, ia menjelaskan perlu adanya investigasi lebuh lanjut. Untuk mengetahui lebih jelas sebab dan akibat atau penyebab dari penyakit gangguan ginjal akut misterius ini.

"Dan untuk hubungannya dngan vaksin, saya rasa saya tidak punya data untuk menyatakan bahwa itu berhubungan, tapi pada kenyataannya yang mengalami gangguan ini adalah kelompok anak yang belum divaksin," sambungnya

"Tapi apakah itu berhubungan? saya rasa ini perlu secara detil untuk hal yang lain karna kami berkonsen fokus untuk mengatasi rasa sakitnya, menginvestigasi hal itu," jelas dr Eka

Sekadar informasi, untuk jumlah kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak di DKI Jakarta diketahui sebanyak 42 kasus oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Dengan rincian dari total 42 kasus diketahui, sebanyak 29 kasus berjenis kelamin laki-laki, 13 kasus berjenis kelamin perempuan, 37 kasus balita, 25 kasus meninggal, 5 kasus usia anak 5-18 tahun, 7 kasus di rawat inap dan 10 dinyatakan sembuh.[]

Sumber:okezone.com
Rubrik:KESEHATAN

Komentar

Loading...