Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Bener Meriah Sukses Laksanakan Gebyar Vaksinasi Massal

SamsuddinKadis Kesehatan Bener Meriah, Abdul Muis didampingi Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit, Gazali
A A A

BENER MERIAH – Bener Meriah sukses laksanakan gebyar vaksinasi massal terhadap pelayan publik dan lansia. Tercatat selama tujuh hari pelaksanaan vaksianasi Covid-19 di daerah berhawa sejuk itu, sebanyak 4.916 orang yang menerima vaksin tahap pertama.

Bahkan, sejak bulan Februari 2021 lalu, jumlah penerima vaksinanisi dosis I dan dosis II telah mencapai 12.945 orang. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, Abdul Muis, Kamis, 10 Juni 2021 diruang kerjanya

Menurut Abdul Muis, antusias masyarakat Bener Meriah yang divaksin sangat tinggi bahkan dihari ke-5 gebyar vaksin massal kita sudah kehabisan vaksin. “ Masih banyak para ASN juga belum divaksin terutama kalangan guru. Jadi kita masih banyak membutuhkan vaksin “ kata Abdul Muis

Dikatakan mantan asisten II Setdakab Bener Meriah itu, untuk kalangan ASN diperkirakan 50 persen yang baru divaksin. “Kita disarankan mengisi aplikasi SMILE ( Sistem Monitoring Imunisasidan Logistik Elektronik ), beruntung aplikasi SMILE kita baik, persentase juga sudah cukup sudah lebih 100 persen dan surat susulan sudah kita buat “ ujarnya

Ia berharap, masyarakat jangan ragu untuk divaksin sebab, fungsi vaksin itu adalah untuk meningkatkan kekebalan tuhuh agar tidak rentan diserang penyakit. “Seperti penyakit cacar juga di vaksin, rubela juga di vaksin jadi Covid-19 juga harus di vaksin, “ imbuh Muis

Sementara Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit, Gazali menuturkan, kebutuhan setiap daerah terkait vasinasi Covid-19 berdasarakan aplikasi smile. “ Jadi mulai online, Provinsi, dan Kemenkes semua sudah tau berapa ketersedian, berapa pemakaiaan dan berapa sisa di Kabupaten “ sebut Gazali

Jadi, dengan aplikasi smile tersebut tidak pun diminta mereka sudah tau Kabupaten ini membutuhkan berapa. Dan nantinya Kemenkes mendistribusikan ke Provinsi lalu Provinsi mendistribusikan ke Kabupaten. Ungkap Gazali

Untuk Bener Meriah sendiri, lanjut Gazali, ditentukan sesuai sasaran masing-masing Puskesmas. Dimana Bener Meriah ada 13 Puskesmas tambah 1 RSUD. Jadi, vaksin yang dibutuhkan sebanyak 910 viar. “ Kita mengusulkan dosis kedua dan tambahan “ tandas Gazali

 

 

Komentar

Loading...