Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Bener Meriah Perlu Tambah Lahan untuk Tanam Kentang

Panen Kentang
A A A

BENER MERIAH - Wakil Bupati Dailami meminta Kadis Pertanian untuk mencari solusi terkait penambahan lahan penangkaran benih kentang di Bener Meriah. Saat ini, Bener Meriah memerlukan lahan yang lebih luas untuk dapat menanam benih kentang G-0.

Permintaan penambahan ini disampaikan Dailami dalam kunjungannya ke Kampung Sepeden Kecamatan Permata, Senin, 6 April 2021.

Dailami berharap Kabupaten Bener Meriah tidak lagi harus memesan benih keluar daerah dengan adanya penambahan lahan tersebut.

Dailami juga meminta penangkaran benih kentang di Kampung Sepeden dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Harapannya, Bener Meriah mampu menyediakan benih kentang di masa mendatang.

“Kami sadari dengan luasan lahan saat ini yang hanya 4 hektar belum memadai untuk penangkaran benih kentang G-0 ini, sembari menunggu penambahan lahan, lahan yang ada ini bisa dimanfaatkan sebaiknya dalam penangkaran benih kentang,” kata Wabup Dailami.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...