Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan menjadi narasumber peHTem edisi Senin 10 Mei 2021 Episode 37 Tahun ke 2 dengan Tema: Sahuti Kebutuhan Masyarakat, Bank Aceh Luncurkan Kartu Debit yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Cegah Penyebaran Covid-19

Bener Meriah Perketat Pintu Masuk Jelang Idul Fitri

Rakor Hadapi idul fitri
A A A

BENER MERIAH - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan memperketat jalur masuk ke kawasan tersebut menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sebanyak empat pos di perbatasan akan diaktifkan guna mengantisipasi sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Bener Meriah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi, dalam rapat koordinasi kesiapan Tim Satgas Covid-19 Bener Meriah dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Rakor tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Bener Meriah, Selasa, 27 April 2021.

"Harus kita analisa dengan cermat agar tidak ada celah yang memungkinkan semakin bertambahnya penyebaran Covid-19 di Bener Meriah," kata Bupati Sarkawi.

Empat pos yang akan diaktifkan tersebut berada di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Pos Permata, Pos Bandar dan Pos Wih Pesam. Jumlah petugas di setiap pos berjumlah 12 orang yang terdiri dari personil TNI/Polri, Satpol PP, Dinkes, Dishub, PSC-119.

Selain itu, Bupati Sarkawi juga menginstruksikan agar tim membentuk atau mengaktifkan kembali posko yang ada di kampung-kampung Bener Meriah.

"Paling lambat sudah berdiri tanggal 1 Mei 2021 yang akan datang," tegas Sarkawi.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus, dia juga menyorot tempat-tempat wisata dan sarana transportasi atau tempat keramaian lain.

Selain itu, Satgas Covid-19 juga diperitahkan untuk memeriksa kesehatan warga secara acak, terutama pemudik yang akan masuk ke Bener Meiah. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan di pos Pintu Rime Gayo dan Permata.

"Jika ada masyarakat yang terkonfirmasi reaktif, akan langsung diputararahkan ke daerah asal, kalau warga Bener Meriah akan langsung diisolasi di tempat yang telah ditentukan," ujar Bupati Bener Meriah.

Dia juga memerintahkan Satgas Covid-19 untuk membuat Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada camat dan seluruh reje, terkait langkah-langkah yang harus dilakukan di posko masing-masing.

Selanjutnya, Bupati Sarkawi juga meminta MPU dan Kemenag untuk ikut membantu menyosialisasikan bahaya Covid-19.

"Kita akan bisa mengendalikan covid-19 ini, apabila masyarakat memiliki kesadaran secara mandiri, tidak hanya bergantung pada Satgas Covid-19-nya saja," kata Sarkawi.

Dalam Rakor tersebut, Kabag Ops Polres Bener Meriah AKP Syabirin mewakili Kapolres menyebutkan tentang pembuatan pos di wilayah hukum mereka. Pos-pos yang akan dibangun tersebut rencananya berjumlah 4 unit, yang bakal difungsikan sebagai Pos Operasi Ketupat. Pos itu juga akan memantau sekaligus menjadi rest area bagi warga dalam berlebaran.

Pos-pos tersebut, menurut Syabirin, juga dapat dimanfaatkan sebagai pos Satgas Covid-19 Bener Meriah.

"Pos ini akan dibuka selama 24 jam nonstop," kata Syabirin.

Syabirin berharap adanya koordinasi yang baik antarsesama petugas di lapangan, apalagi dengan Tim Satgas Covid-19 nantinya. Hal tersebut diperlukan agar tidak adanya simpang siur informasi yang dapat membingungkan masyarakat.

“Intinya kami dari TNI/Polri mendukung apapun yang menjadi keputusan terbaik dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk menekan penyebaran covid 19. Hal tersebut juga bertujuan agar nantinya setelah lebaran tidak akan menimbulkan cluster baru Covid-19 di Bener Meriah,” tegas AKP Syabirin.

Hal senada disamapikan oleh Dandim 0119/BM Letkol Inf Valyan Tatyunis. Dia membenarkan tentang bahaya Covid-19 yang masih menghantui Indonesia. "Jadi kita, mulai dari Satgas, camat, reje kampung, tokoh masyarakat dan pihak lainnya, mari terus mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yakni dengan 5M," ajak Dandim 0119/BM.

Sementara Kajari Agus Suroto meminta para petugas nantinya dapat memahami aturan selama bekerja di lapangan. "Apa yang harus dikerjakan dan apa yang harus dilakukan," kata Kajari.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...