Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman, ST, M.Kes kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 28 November 2022 episode ke 29 Tahun ke 3 dengan tema: Pemko Banda Aceh Terutang Akibat Mantan Bankir Tak Becus Pimpin Kota? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Program Nasional

Bener Meriah Ditetapkan Jadi Kawasan Perluasan Kesempatan Kerja Oleh Menaker

IstPj Bupati Bener Meriah serahkan bubuk kopi kepada Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
A A A

ACEHIMAGE.COM – Kabupaten Bener Meriah salah satu dari 15 Kabupaten/Kota se-Indonesia ditetapkan sebagai lokasi Perluasan Kesempatan Kerja (PKK). Hal itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Ketenagakerjaan.

SK tersebut langsung diterima oleh Penjabat (Pj) Bupati Bener Meriah, Drs Haili Yoga M Si yang diserahkan oleh Menaker, Ida Fauziyah. Jumat, 11 November 2022 yang lalu bertempat di Ballroom, Hotel Pullman, Jakarta.

Untuk Aceh sendiri, SK penetapan lokasi perluasan kesempatan kerja (PKK) itu hanya diterima Kabupaten Bener Meriah dengan kawasan ekosistem perkebunan kopi Gayo.

Bukan tanpa alasan, Kabupaten Bener Meriah menjadi penetapan lokasi PKK dengan kawasan ekosistem perkebunan kopi Gayo. Sebab, Kopi Gayo sudah terkenal di mancanegara, dan  salah satu daerah penghasil kopi arabika Gayo terbaik adalah Kabupaten Bener Meriah.

Hal itu juga di akui Menaker, Ida Fauziyah yang menyebutkan Kopi Gayo sangat terkenal dengan ciri khasnya, ini adalah merupakan komoditi kebangaan Indonesia khususnya Aceh, Bener Meriah.

Ida Fauziyah mengatakan, ditengah kondisi pasar yang tidak seimbang dimana terjadi hal-hal yang mengganggu mekanisme pasar yang sudah tersusun rapi atau disebut dengan Distorsi pasar. Kami (Menaker) telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi hal tersebut. Ujarnya.

Diantaranya upaya yang kami lakukan, melalui perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan. Dalam hal ini sedikitnya ada 15 kawasan di Indonesia kita tetapkan sebagai kawasan PKK.

“Kawasan tersebut diantaranya, ekosistem perkebunan kopi gayo di Bener Meriah, ekowisata Sungai Bah Bolon do Serdang Bedagai, Komunitas masyarakat adat kasepuhan di Lebak, dan Pusat produksi buah-buahan di Pangkal Pinang,”kata Ida.

Kawasan lainnya, kawasan industri garmen rakyat dan pengolahan sampah di Ambarawa, Pringsewu. kawasan kuliner rumah tangga Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, pengembangan pertanian terintegrasi Baung Bango, Katingan,  Pulau Sebatik, Nunukan, dan agroforestri Waru, Penajam Paser Utara.

Kemudian, agrowisata Gianyar, kawasan wisata Mandalika, Lombok Tengah, kawasan sekitar industri smelter nikel, Morowali Utara, kawasan sekitar pertambangan PT Freeport Indonesia, Mimika, dan kawasan orang asli Papua Merday dan masyarakat lokal Menimery, Teluk Bintuni. Rinci Menteri Ida.

Sementara dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Bener Meriah, Haili Yoga memberikan cinderamata berupa bingkisan bubuk kopi asli Bener Meriah yang disambut dengan baik oleh Menaker Ida seraya menyebutkan, kopi gayo itu sangat terkenal,”Oh ini terkenal sekali, kopi gayo ini terkenal sekali,”ujar Ida Fauziyah yang ditirukan Haili Yoga.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Menteri Ketenagakerjaan, karena sudah memilih Bener Meriah dalam program nasional kementerian. Kami yakin Bener Meriah dapat menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Haili Yoga.[]

Komentar

Loading...