Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi Kirani, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 6 Oktober 2022 episode ke 14 Tahun ke 3 dengan tema: Peran Anggota DPRA dalam Memperjuangkan JKA yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Bener Meriah Akan Miliki Cold Storage Untuk Cabe

SamsuddinKadis Pangan Aceh bersama Pj Bupati Bener Meriah dan didampingi Plt Sekda Bener Meriah, anggota DPRK Kabid Pangan Dinas Pertanian Bener Meriah tinjau lokasi cold storage di Kmplek Pusat Pasar Sayur
A A A

ACEHIMAGE.COM – Dalam menjamin kualitas cabe dan kestabilan harga pada masim panen, Badan Pangan Nasional memberikan bantuan cold storage di Kabupaten Bener Meriah.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Pangan Aceh, Cut Yusnimar terjun  Kebapuan Bener Meriah  untuk melihat lokasi pembangunan cold storage bantuan dari Badan Pangan Nasional.

“Tujuan kita hari ini hadir ke Bener Meriah untuk melihat lokasi pembangunan cold storage bantuan dari Badan Pangan Nasional. Karena mereka ingin memastikan ada lokasi pembangunan cold storage, pengelola yang tepat, supaya setelah dibangun dapat berfungsi dengan baik,”kata Cut Yusnimar kepada awak media, Jumat, 12 Agustus 2022.

Menurut Cut Yusnimar, karena kita melihat Bener Meriah memproduksi cabe selain sayur-sayuran, hortikultura dan kita menilai cold storage itu tepat posisinya ada di Bener Meriah.

“Justu itu kami memilih Kabupaten Bener Meriah sebagai salah satu penerima cold storage khusus cabe,”ungkapnya.

Ia menerangkan, fungsi cold storage itu sendiri yakni untuk menyimpan masa panen berlimpah cabe supaya bisa menjamin kestabilan harga. “Jadi saat musim panen berlimpah tidak mungkin sekali pasarkan semua, oleh karena itu sambil menunggu pasar yang luas dan didistribusi ke daerah lain cabe tersebut bisa disimpan di cold storage tersebut,”ujar Kadis Pangan Aceh itu.

Cut Yusnimar menambahkan, dalam hal ini Dinas Pangan Aceh juga menyiapkan biaya angkut. Bahkan untuk ongkos angkut itu tidak hanya untuk cabe saja namun bisa juga komoditi lainnya.

“Kalau di Bener Meriah ini misalnya produksi  hortikultura dan sayur-sayuran seperti cabe, tomat, bawang berlimpah kita bisa membantu memfasilitasi ongkos angkut sampai ke Banda Aceh Dinas pangan yang akan membiayai ongkos angkutnya tersebut,”terang Cut Yusnimar.

Dengan adanya cold storage ini, harga di tingkat petani juga tidak dirugikan, begitu juga pihak pedagang tidak dirugikan. Jadi harga bisa stabilkan terus kita inginkan untuk ketahanan pangan.

Dijelaskannya, program tersebut diusulkan dalam  perubahan tahun anggaran 2022, tetapi di Bapanas (Badan pangan nasional ) telah mengatakan kalau kalau tidak tahun perubahan ini, maka di tahun 2023 sudah bisa aktifkan.

Pengelolaan cold storage itu, kata Yusnimar, sistemnya di pihak ketigakan, dimana nantinya Pemerintah mengawasi, membina, untuk Bener Meriah sebagai pihak ketiganya nanti adalah Asosiasi Pedagang yang mengelola nantinya.

Keuntungan untuk daerah sendiri, akan menjadi sumber Penghasilan Asli Daerah (PAD ) yang diberikan pihak ketiga sebagai pengelola.

Di sisi lain, Yusnimar menerangkan kenapa pihaknya memilih untuk membangun cold storage cabe, karena yang mempengaruhi inflasi daerah adalah cabe dan bawang. “Kita lihat bulan-bulan terakhir ini harga cabe mencapai 100 ribu/kg ini salah satunya menjadi kajian pemerintah,begitu juga dengan bawang merah, saat panen bisa mencapai harga 20 ribu, dimana sebelumnya sempat di harga 60 ribu/kg,”sebutnya.

Bank Indonesia (BI ) sudah mengatakan, bawang merah dan cabe dapat mempengaruhi inflasi daerah, ini yang menjadi perhatian pemerintah cold storage diutamakan adalah bawang merah dan juga cabe.

Melihat bangunan yang ada, cold storage menampung kapasitas mencapai 1 hingga 2 ton. Karena bangunan yang dimanfaatkan sementara ini masih berukuran kecil.

“Insya allah, selain membantu subsidi biaya ongkos kirim, kita akan membantu bangunan cold storagenya, dan industry pengeolahan pangan lokal,”paparnya.

Cut Yusnimar berharap, Dinas Perdagangan Bener Meriah harus jeli untuk melihat harga pasar. Artinya, Dinas tersebut harus mengetahui dimana daerah harga tertinggi dan harga terendah dalam setiap harinya.

Semenatara itu, Penjabat (Pj ) Bupati Bener Meriah, Drs Haili Yoga meminta bantuan cold storage itu dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh pihak-pihak terkait.

Untuk itu, perlu kerjasama yang baik antar pihak pengelola dengan dinas terkait sehingga ini dapat menjadi peningkatan sumber PAD daerah. “Dalam memanfaatkan bantuan ini, perlu dijaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar pusat sayur ini yang menjadi lokasi cold storage,”pinta Haili Yoga.

Dari pantauan media ini, peninjauan lokasi cold storage di pusat pasar sayur Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah selain dihadiri Pj Bupati Bener Meriah juga turut dihadiri Plt Sekda Bener Meriah, Armansyah, Kepala Dinas Pangan Aceh, Anggota DPRK Bener Meriah Zulham.

Serta turut di dampingi, Ketua Asosiasi Pedagang Sayur Bener Meriah, Kabid Pangan Dinas Pertanian dan pangan Bener Meriah, Kepala BP Redelong, Perwakilan Dinas Perdagangan Bener Meriah. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...