Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Begini Cara Mexico City Atasi Macet Parah

Angkutan umum kereta gantung di Mexico City yang bernama Cablebus mulai beroperasi pada Senin (12/7/2021). Inovasi di ibu kota Meksiko ini dapat memangkas waktu perjalanan 1 jam lebih akibat kemacetan parah menjadi hanya 20 menit
A A A

MEXICO CITY - Pemerintah Mexico City memulai operasional kereta gantung dalam kota pada Senin (12/7/2021), untuk mengatasi kemacetan parah di ibu kota Meksiko tersebut.

Mexico City sendiri adalah salah satu kota terbesar dan paling pada lalu lintasnya di dunia.

Trem udara sepanjang 9,2 kilometer ini terdiri dari 377 unit yang masing-masing dapat mengangkut 10 penumpang.

Kereta gantung dibuat untuk memangkas waktu perjalanan bagi ribuan orang di Mexico City utara.

"Betapa banyak waktu yang terbuang. Mereka seharusnya melakukan ini lebih awal," kata ahli listrik Marco Antonio Garcia (46), yang senang karena perjalanan lebih dari satu jam sekarang hanya menjadi 20 menit.

"Apakah kita sedang di Perancis atau Swiss?" imbuhnya sambil tertawa bersama penumpang lainnya, dikutip dari AFP.

Berbeda dengan bus dan kereta bawah tanah Mexico City yang banyak copetnya, penumpang di dalam kereta gantung bernama Cablebus ini bisa menikmati kursi yang nyaman, ruang kaki, AC, dan Wi-Fi.

"Ini sangat memangkas waktu perjalanan saya," kata Karen Leon (21) mahasiswa jurusan psikologi. Ia sedang bepergian dengan anggota keluarganya yang tampak takjub.

Itu adalah inovasi yang disambut baik oleh warga ibu kota Mexico City dan perkotaan di sekitarnya, yang total dihuni lebih dari 20 juta orang.

Rute Cuautepec-Indios Verdes dapat mengangkut hingga 5.000 orang per jam antara enam stasiun, menurut kantor Wali Kota Claudia Sheinbaum, yang berencana membuka jalur kedua di timur kota.

Sistem kereta gantung lainnya sudah dibuat pada 2016 di Ecatepec, utara ibu kota. Daerah itu marak kasus kejahatan dan transportasi umumnya buruk.

Sistem serupa juga ada di sejumlah kota Amerika Latin lainnya, seperti La Paz dan El Alto di Bolivia yang memiliki jalur trem udara sepanjang 32 kilometer.[]

Sumber:Kompascom
Rubrik:DUNIA

Komentar

Loading...