Sekretaris Jenderal Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD), Dr. Tgk. Teuku Zulkhairi, M.A menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 11 Agustus 2022 episode ke 102 Tahun ke II dengan tema: Penerapan Syariat Islam Di Atas Kertas, YARA Minta Dinas Syariat Islam Dileburkan? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Baru Setahun Menjabat

Perdana Menteri Jepang Akan Mengundurkan Diri

Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide
A A A

Jakarta - Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai pemimpin partai bulan ini, yang secara efektif mengakhiri masa jabatannya sebagai PM setelah baru satu tahun menjabat.

Suga mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri pada pertemuan darurat anggota senior Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa. Demikian disampaikan Sekjen LDP, Toshihiro Nikai kepada para wartawan seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (3/9/2021).

"Hari ini di rapat eksekutif, presiden (partai) Suga mengatakan dia ingin memfokuskan upayanya pada langkah-langkah anti-virus Corona dan tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan kepemimpinan," kata Nikai.

"Jujur, saya terkejut. Ini benar-benar disesalkan. Dia melakukan yang terbaik tetapi setelah mempertimbangkan dengan cermat, dia membuat keputusan ini," imbuhnya.

Pengumuman mengejutkan ini muncul dengan rating dukungan publik terhadap kepemimpinan Suga berada pada titik terendah sepanjang masa atas penanganan pemerintahnya terhadap pandemi COVID-19.

Suga mulai menjabat tahun lalu, ketika mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Semula Suga secara luas diperkirakan akan mencalonkan diri kembali sebagai pemimpin LDP dalam pemilihan yang ditetapkan pada 29 September mendatang

Menurut jajak pendapat oleh kantor berita Kyodo bulan lalu, rating dukungan pemerintahnya telah menukik ke level terendah sepanjang masa sebesar 31,8 persen. Suga telah banyak dikritik terkait respons pemerintahnya terhadap pandemi COVID-19.

Yoshihide Suga belajar ilmu politik di Universitas Hosei di Tokyo dan terjun ke politik pada usia 26 tahun. Ketika Shinzo Abe pertama kali menjadi Perdana Menteri tahun 2006, Yoshihide Suga diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri, kemudian mulai 2012 menjadi juru bicara pemerintah. Suga yang meniti kariernya dari bawah tersebut berasal dari keluarga petani.

"Saya anak sulung dari keluarga petani di distrik Akira. Karena bermaksud mengambil alih pertanian orang tua, saya usai sekolah pindah ke Tokyo. Saya harus bekerja di sebuah pabrik untuk membiayai kehidupan saya. Karena itu, saya terlambat dua tahun memulai kuliah di universitas," katanya seperti diberitakan DW beberapa waktu lalu.[]

Rubrik:DUNIA

Komentar

Loading...