Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam. Nurdin sendiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,3 miliar. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan tersebut dilaporkan Nurdin pada 31 Desember 2019 saat menjabat sebagai gubernur. "Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Akibat Sungai Lampahan Meluap

Banjir Rusak Rumah Warga hingga Balai Pengajian

ISTIMEWAWarga berada di lokasi banjir
A A A

BENER MERIAH - Akibat sungai Lampahan Kecamatan Timang Gajah, kabupaten Bener Meriah meluap tiga unit Balai Pengajian dilaporkan rusak.

Selain itu, tiga rumah warga Lampahan masing-masing rumah Sulaiman (45), Suginem (55 ), dan rumah Abdul Sapari ( 60 ) terhimbas dan mengalami rusak ringan.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kabag OPS Polres Bener Meriah, AKP Syabirin SH M Si yang turun ke lokasi saat kejadian menyebutkan, hujan deras yang terjadi pada Rabu malam mengakibatkan aliran sungai Lampahan itu meluap.

"Luapan air sungai Lampahan tersebut terjadi sekira pukul 19:10 WIB," kata AKP Syabirin. Rabu (27/1/2021).

Menurut Syabirin, luapan air sungai yang deras mencapai ketinggian kurang ±1 meter dan lebar ± 3 meter.

Akibatnya, arus air mengarah kekantor PLN Lampahan Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah dan merusak tiga ruangan balai pengajian dibelakang kantor PLN dan 1 unit kios kedai milik warga dan 3 unit rumah warga mengalami rusak ringan.

"Dalam kejadian tersebut beruntung tidak ada korban jiwa, saat ini kita sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Bener Meriah untuk penanganan lebih lanjut,"terangnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...