Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memanggil enam orang yang diduga terlibat korupsi proyek pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh tahun 2017. Proyek tersebut berada di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Nama yang dipanggil secara terpisah itu ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Munawal, masing- masing Yudi Saputra ST, PPK tahun 2018.

Banjir di Kawasan Aceh Besar Mulai Surut

ISTIMEWABanjir di kawasan Aceh Besar
A A A

ACEH BESAR – Pusdalops BNPB melaporkan bahwa banjir di kawasan Aceh Besar telah surut. Berdasarkan laporan per hari ini, Sabtu (9/5) pukul 17.30 WIB, lebih dari 190 KK mengungsi sementara di beberapa titik pengungsian.

Selain kawasan terdampak banjir yang telah surut, jalan lintas barat selatan sudah kembali normal. Jalan tersebut sempat tertutup material longsor dan pohon tumbang.

"Banjir yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi menyebabkan genangan di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Pusdalops mencatat beberapa desa di lima kecamatan terdampak bencana banjir maupun insiden pohon tumbang," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati sebagaimana dikutip dari keterangan resminya.

Banjir mulai surut di kawasan Aceh Besar

Adapun kecamatan terdampak di wilayah Aceh Besar, yakni Kecamatan Darul Imarah (Gampong Garot, Lampasie Engking, Gue Gajah, Lam Bheu, Pasheu Beutong, Punie, Cot Rangkang dan Kompleks Villa Buana); Kecamatan Peukan Bada (Ajun, Keuneu Eu, Lampisang, Lamkeumok, Lam Geu Eu, dan Lam Hasan); Kecamatan Lhoong (Gampong Krung Kala dan Gampong Geuteut). Di wilayah Kecamatan Lhoong, BPBD memonitor longsor dan pohon tumbang di Gunung Kulu dan Gunung Paro.

Sementara di Kecamatan Ingin Jaya (Kompleks Bumi Bakti yang berada di Gampong Reuloh) serta Kecamatan Darul Kamal (Gampong Biluy). Sedangkan di Kecamatan Suka Makmur, pohon tumbang terjadi di Gampong Meunasah Keumude dan Reuhat Tuha.

Banjir di kabupaten ini mengakibatkan pengungsian 195 KK. Mereka tersebar di beberapa titik pos pengungsian, yakni pos pengungsian Garot terdapat 115 KK (346 jiwa), Lampasie Engking 30 KK (178 jiwa), Villa Buana di titik pengungsi di komplek yayasan Mahad Tahfiz Qu'ran 23 KK (104jiwa), Gue Gajah 9 KK dan Krung Kala 18 KK (71 jiwa).

"Sebagian masyarakat yang terdampak lainnya mengungsi ke tempat keluarga atau saudara,"demikian Raditya Jati.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...