Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam. Nurdin sendiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,3 miliar. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan tersebut dilaporkan Nurdin pada 31 Desember 2019 saat menjabat sebagai gubernur. "Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Asisten I Buka Deklarasi WBK dan WBBM di Rutan Kelas II Bener Meriah

ISTIMEWA.
A A A

BENER MERIAH – Mewakili Bupati Bener Meriah, Drs Muklis membuka acara deklarasi kinerja dan pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokarasi bersih melayani (WBBM) tahun 2021.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dirumah tahanan negara kelas II B Bener Meriah. Kamis (18/2/2021).

Drs Muklis menyampaikan, prediket yang diberikan kepada instansi pemerintah berserta jajaranya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kwalitas pelayanan public termasuk instansi Rutan kelas II B Bener Meriah ini.

“Keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat ditentukan oleh kapasitas dan kwualitas integritas dari masing-masing individu, organisasi untuk melakukannya,” kata Muklis.

Menurut Asisten I itu, pencanangan ini juga merupakan salah satu dari 4 (empat) penilaian mandiri reformasi birokrasi yang diamanatkan oleh Kemenpan RB dan menjadi komitmen seluruh instansi beserta aparaturnya.

"Pencanangan Zona Integritas ini merupakan upaya penting kita bersama, karena ini mencerminkan tekad dan komitmen kita bersama untuk menjadikan instansi kita menjadikan zona yang berintegritas sebagai wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi yang melayani,"tandasnya.

“Pemerintah daerah sangat mendukung penuh pencanangan Zona Integritas di Rutan Kelas II B Bener Meriah ini sebagai langkah awal dan bagian dari mensukseskan reformasi birokrasi dengan melakukan penataan terhadap system penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, efisien, pelayanan prima dan memuaskan,” papar Muklis.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Bener Meriah Bahruddin SH dalam laporannya menyampaikan, deklarasi kinerja dan pencanangan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) tahun 2021 akan kami lakukan dengan sungguh-sungguh dan bukan hanya sekedar serimonial.

“Kami yang ada di Rutan Kelas II B Bener Meriah ini akan melaksanakan apa yang telah kami ucapkan dan kami tandatangani dalam deklarasi dan pencanangan ini akan kami jalankan dengan sungguh-sungguh dan bukan hanya sekedar serimonial belaka,” tegas Baharuddin.

Dalam kesempatan tersebut, Baharuddin juga meminta doa dan dukungan dari semua pihak agar pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM di lapas kelas II B Bener Meriah dapat tercapai.

Dalam kegiatan itu, Rutas Kelas II B Bener Meriah, memberikan remisi kepada 5 warga binaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil I Ketua DPRK Bener Meriah Tgk Husnul Ilmi Kasdim Mayor inf M Indra Syahputra, Wakapolres Maryono.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...