Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Mengaku Tidak Terima DIPA

Anggota DPRK Bener Meriah  Ancam “Walk Out” Dari  Rapat

SamsuddinRapat Badan Anggran DPRK Bener Meriah bersama Eksekutif
A A A

BENER MERIAH – Sejumlah anggota Badan Anggran DPRK Kabupaten Bener Meriah mengaku tidak menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggran (DIPA ) hasil recofusing dan realokasi anggran tahun 2020 dan hal itu sudah berulang.

Bahkan, jika kedepan masih terjadi seperti itu mereka mengancam akan walk out dari rapat dilangsungkan di gedung perwakilan rakyat itu.

“Kami menegaskan jika kedepan masih terjadi hal seperti ini kami anggota bangar lebih baik walk out dari ruang sidang ini.” ancam Edy Julkifli anggota DPRK Bener Meriah, Kamis, 1 Juli 2021 saat berlangsusngnya rapat Badan Anggran agenda pertangungjawaban APBD tahun anggran 2020.

Sebelumnya, Yuzmuha anggota DPRK Bener Meriah mempertanyakan terkait tidak diterimanya DIPA hasil recofusing dan realokasi anggran tahun 2020 oleh pihaknya.

“Ada apa sebenarnya, sampai hari ini kami tidak menerima DIPA tersebut. Kendati kami tidak dilibatkan dalam recofusing anggran tapi  tufoksi kami lembaga pengawasan tentu harus mengetahuinya agar ketika masyarakat mempertanyakan kami bisa menjelaskanya.”kata Yuzmuha

Menurut Politisi Partai Aceh itu, terkait DIPA tersebut anggota DPRK Bener Meriah khusunya anggota bangar sangat membuthkan DIPA itu sebab itu adalah kepentingan publik sesuai dengan UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Senada dengan Yusmuha, Andi Sastra anggota DPRK lainya juga meminta DIPA tersebut disampaikan kepihaknya sebab itu sangat penting diketahui agar meraka mengerti dana apa saja yang direcofusing oleh Dinas. Tegas Politisi Hanura itu

Sementara itu, Zulham Fraksi PKB Bener Meriah menerangkan, persoalan ini sudah pernah terjadi sebelumnya, jadi kita tidak inggin selalu berkutat pada perseoalan-persoalan seperti ini dan seharusnya tidak terjadi lagi.

Menyikapi hal tersebut, seketaris Dinas Keuangan Bener Meriah, Junaidi mengaku pihaknya sudah memberikan DIPA hasil recofusing dan realokasi kepada DPRK Bener Meriah.

“Kita sudah memberikan, tidak mungkin tidak kami berikan kepada DPRK dan bisa kita cek pada arsip keluarnya di Kantor Dinas keuangan Kabupaten Bener Meriah.”jelas Junaidi

Sementara Seketaris Dewan ( Sekwan ) DPRK Bener Meriah, Riswandika Putra saat dikonfirmasi sejumlah wartawan juga membenarkan pihaknya telah menerima DIPA tersebut dan telah menyerahkan kepada anggota DPRK Bener Meriah

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...