Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam. Nurdin sendiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,3 miliar. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan tersebut dilaporkan Nurdin pada 31 Desember 2019 saat menjabat sebagai gubernur. "Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Anara Desky Pimpin Partai Hanura Kota Banda Aceh Periode 2020-2025

ISTIMEWAMusyawarah Cabang Partai Hanura Kota Banda Aceh
A A A

BANDA ACEH - Membangun masyarakat berarti memperjuangkan ruang publik yang di dalamnya mencakup seluruh warga negara, laki-laki maupun perempuan tanpa adanya pengecualian.

Selama ini dalam sistem politik, kebijakan cuma menempatkan perempuan hanya sebagai second person.

Rendahnya partisipasi perempuan dalam lembaga- lembaga politik mengakibatkan berbagai kepentingan perempuan kurang terakomodasi dalam keputusan politik, karena sejumlah keputusan politik yang dibuat cendrung berwatak maskulin dan kurang berspektif gender.

Padahal sebagian besar keputusan politik yang dibuat selalu melibatkan perempuan sebagai sasarannya, tapi kepentingan kaum hawa selalu kurang ter-akomondir.

Melihat timpangnya keputusan politik seperti itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Hanura Banda Aceh hari ini Desi Anara Desky diberi kepercayaan dan ditetapkan sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Banda Aceh periode 2020-2025.

Penetapan Desi Anara dilakukan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) III Partai Hanura yang diselenggarakan
di kantor DPD Partai Hanura Provinsi Aceh, Minggu (7/2/2021).

Muscab Partai Hanura selain melahirkan agenda kerja lima tahunan juga memilih ketua serta kepengurusan 5 tahun kedepan.

Sekretaris DPC partai Hanura kota Banda Aceh Edy Yoza mengatakan, kegiatan ini merupakan aturan yang diatur oleh Anggaran Dasar dan Snggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai setiap 5 tahun sekali wajib menggelar Muscab guna penyegaran kepengurusan serta program kerja, visi serta tujuan partai.

Kegiatan muscab ini turut disaksikan oleh Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Aceh H Ibnu Rusdi SE beserta jajaran pengurus DPD partai Hanura Provinsi Aceh.

Dalam muscab itu DPC beserta 9 PAC Partai Hanura kota Banda Aceh secara aklamasi memilih sekaligus menetapkan Sdri Desi Anara Desky sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Banda Aceh periode 2020-2025.

Selanjutnya Ketua Panitia M Raja Haikal juga menyampaikan kegiatan Muscab III ini tanpa melupakan Protokol kesehatan (prokes) yang ketat, mengingat Pandemi Covid-19 masih terjadi, dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker.

"Jadi kami sangat membatasi peserta, dari unsur Kecamatan cukup dihadiri oleh Ketua PAC serta beberapa pengurus DPC Partai Hanura kota Banda Aceh," tutur M Raja Haikal.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...