Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan menjadi narasumber peHTem edisi Senin 10 Mei 2021 Episode 37 Tahun ke 2 dengan Tema: Sahuti Kebutuhan Masyarakat, Bank Aceh Luncurkan Kartu Debit yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Anak Yatim Bener Meriah dapat Santunan Rp500 Ribu

Edi Jaswin Kabag Kesra
A A A

BENER MERIAH – Menyantuni anak yatim dan piatu setiap Ramadhan merupakan program rutin Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Untuk tahun ini, sebanyak 2.312 anak yatim telah terdata dan akan diberikan santunan oleh Pemkab melalui Bidang Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat.

Kabag Kesra Bener Meriah Edi Jaswin, Jumat, 23 April 2021, mengatakan secara simbolis, santunan tersebut sudah disalurkan kepada anak yatim di 38 masjid melalui tTim Safari Ramadhan. Namun untuk yang lainnya akan dibagikan mulai Senin, 26 April 2021, di kecamatan yang didampingi imam kampung masing-masing.

“Penyaluran itu akan kita laksanakan selama empat hari," kata Edi.

Hari pertama penyaluran dilakukan di Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Gajah Putih. Kemudian Selasa di Kecamatan Timang Gajah dan Kecamatan Wih Pesam. Selanjutnya Rabu di Kecamatan Bukit dan Bandar, dan Kamis di Kecamatan Bener Kelipah, Permata serta Kecamatan Mesidah.
"Sementara untuk Kecamatan Syiah Utama sudah kita berikan pada saat safari Ramadhan," kata Edi.

Edi mengatakan, pihaknya memberikan santunan masing-masing anak yatim sebesar Rp500 ribu. Diharapkan uang tersebut dapat membantu kebutuhan anak yatim dan piatu dalam menyambut 1 Syawal 1442 H.

“Ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap anak yatim piatu yang ada di daerah ini menjelang 1 Syawal untuk membeli kebutuhan mereka nantinya," ucap Edi.

Pihak pemerintah masih menerima input data tambahan anak yatim yang ada di Bener Meriah untuk diberikan santunan. Data baru anak yatim yang dirasa layak menerima santunan tersebut dapat disampaikan kepada pihak kecamatan.
"Sebab kita akan menerima data penambahan dari pihak kecamatan," kata Edi.

Data anak yatim yang sudah masuk SK penerima santunan juga sebelumnya didapat dari pihak kecamatan. Data tersebut kemudian diverifikasi ulang.

“Setelah kita verifikasi dan validasi kemudian kita entri, setelah di entri kita konfirmasi lagi kepada pihak kecamatan, apakah ada penambahan atau pengurangan serta untuk menghindari nama-nama yang double," jelas Edi Jaswin.

Sementara usia anak yatim yang diberikan santunan mulai dari 0-16 tahun. Pihaknya juga memberikan santunan bagi yatim berusia 17 tahun. "Namun itu masuk dalam kategori yatim berkebutuhan khusus, misal seperti difabel (cacat), atau memiliki keterbelakangan mental," pungkas Edi.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...