Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memanggil enam orang yang diduga terlibat korupsi proyek pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh tahun 2017. Proyek tersebut berada di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Nama yang dipanggil secara terpisah itu ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Munawal, masing- masing Yudi Saputra ST, PPK tahun 2018.

Alumni SMA Negeri 2 Ujung Temetas Bantu Korban Kebakaran

ISTIMEWAAlumni SMA Negeri 2 Ujung Temetas Bantu Korban Kebakaran
A A A

ACEH TENGAH - Kebakaran yang terjadi di Linung Bulen Bintang Kecamatan Bintang dan banjir bandang Paya Tumpi Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah menggugah kepedulian banyak pihak. Termasuk, alumni 1983 SMA Negeri 2 Ujung Temetas Takengon.

"Alhamdulillah, yang ke Bintang, sudah diserahkan oleh perwakilan alumni 1983 yang ada di Takengon, Hamzah dan Halid," kata Erwin Mustapa, Ketua Alumni 1983 SMA Negeri 2 Ujung Temetas Takengon, melalui keteragan tertulis. Minggu (17/5/2020).

Alumni 1983, ungkap Erwin Mustapa, langsung mendatangi rumah warga yang terbakar. "Ada yang berangkat duluan ke Bintang, menanyakan langsung kebutuhan yang diperlukan. Ada yang di Kota Takengon, belanja kebutuhan warga tadi. Mereka membutuhkan kompor gas dan tabung gas. Sebab, mereka tidak masak lagi. Ada dua kepala keluarga (KK) yang dibantu," ungkapnya.

Dilanjutkan Erwin, bantuan banjir bandang yang ke Paya Tumpi akan diserahkan hari ini. "Setelah disurvei, kebutuhannya, sama, kompor gas dan tabung gas. Ada 8 KK yang dibantu," katanya.

Alumni 1983 SMA Negeri 2 Ujung Temetas Takengon, berharap, agar bantuan tersebut dapat membantu warga yang tertimpa kebakaran dan korban banjir.

"Meski nilainya tidak besar, semoga dapat membantu dan bermanfaat," ujarnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...