Isu dugaan pembelian tiga unit Kapal Aceh Hebat oleh Pemerintah Aceh yang diduga barang bekas terus bersileweran di laman media sosial. Apalagi setelah terjadi aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan Aceh tepatnya di Jalan Mayjend T Hamzah Bendahara No 52, Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh beberapa waktu lalu. Bermula dari itu, masyarakat di Aceh ingin mengetahui terkait informasi akurat mengenai pengadaan Kapal Aceh Hebat, 1, 2, dan 3 tersebut. "Cuma kita lihat dari luar aja, cuma ditekan tombol besar sebagi bukti peluncuran ke laut. Lalu kami diajak ke tempat makan-makan dengan alasan kapal balik lagi," kata sumber media ini yang mengaku hadir pada saat itu.

Alasan WhatsApp Update Status yang Bikin Kaget Pengguna

TirtoAplikasi WhatSapp.
A A A

JAKARTA- Aplikasi pesan instan WhatsApp menjelaskan maksud status yang dibuatnya pada Jumat (29/1) pagi. Dalam statusnya itu WhatsApp mengatakan pihaknya akan memberikan informasi terkait fitur baru dan pembaruan lewat fitur status tersebut.

"WhatsApp sekarang membagikan informasi di status," tulis WhatsApp dalam statusnya.

Selain itu WhatsApp juga mengambil momen status itu untuk menjelaskan tentang komitmen mereka pada privasi pengguna. WhatsApp dikatakan tidak bisa membaca atau mendengarkan pembicaraan personal para penggunanya karena terenkripsi end-to-end (pengamanan pesan agar tak bisa bocor ke pihak ketiga).

WhatsApp kini menjadi sorotan banyak pihak usai mengubah aturan privasi. WhatsApp telah memberi klarifikasi soal isu kerawanan data atas perubahan itu dengan menjelaskan pembaruan kebijakan privasi tidak mempengaruhi enkripsi serta keamanan privasi pesan pengguna dengan teman atau keluarga.

"Kami ingin meluruskan rumor dan 100 persen jelas bahwa kami melindungi pesan pribadi dengan enkripsi end-to-end," kata WhatsApp dalam keterangan resmi lewat Twitter, Selasa (12/1).

Berdasarkan pembaruan aturan layanan dan privasi Whatsapp, disebutkan bahwa data pengguna memang bisa dibagikan dengan akun bisnis.

Selain itu, Whatsapp pun tidak dapat memastikan bagaimana datanya digunakan dan dapat dibagikan dengan penyedia layanan pihak ketiga.

"Bisnis dapat memberi penyedia layanan pihak ketiga [solution provider] akses ke komunikasinya untuk mengirim, menyimpan, membaca, mengelola, atau memprosesnya untuk bisnis," tulis Whatsapp dalam pembaruan kebijakannya.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:TEKNO

Komentar

Loading...