Praktisi Pendidikan, Drs. Ramli Rasyid, M.Si, M.Pd kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 6 Februari 2023 episode ke 49 Tahun ke 3 dengan tema: Siswa Berprestasi Gagal Sekolah di Mosa, Benarkah Ketua Komite Diduga Kongkalikong dengan Kepala Sekolah Soal Dana Sumbangan? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Jika Tidak Mau Dikritik

Akmal: Pj Walikota Tidak Serius Bangun Lhokseumawe

IstimewaAkmal Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Fraksi Gerindra. Jumat 25 November 2022
A A A

LHOKSEUMAWE - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Akmal menilai Penjabat (Pj) Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran MSi MA.Cd tidak serius dalam membangun bila tidak menerima kritikan dari pihak manapun demi kemajuan pembangunan di kota Lhokseumawe.

Dikatakan Akmal, kritik kepada pejabat publik penting. pentingnya kritikan bagi para pemangku kebijakan di pemerintahan, agar para pemangku kebijakan di pemerintahan sadar bahwa kinerjanya diawasi oleh orang banyak.

Karena kritikan itu merupakan sebuah masukan bagi pejabat publik dalam menjalankan roda pemerintahan untuk terwujudnya pembangunan yang maksimal, khususnya di kota Lhokseumawe, sebagaimana yang dikatakan seorang Pj saat dirinya baru dilantik.

"Bila Penjabat publik anti kritik, bagaimana mau melakukan sebuah perubahan dalam mewujudkan pembangunan di kota Lhokseumawe menuju rakyat sejahtera dan makmur.  Siapapun yang mengkritik harus diterima, sebagai bahan evaluasi tambahan dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah kota Lhokseumawe ke depan."kata Akmal politisi Fraksi Gerindra Itu.

Anggota Komisi B DPRK Lhokseumawe itu menegaskan, kepada Acehimage.com Lhokseumawe, Jumat 25 November 2022. Kalo Penjabat Walikota Lhokseumawe dan pejabat di lingkungan Pemko Lhokseumawe tidak siap dikritik dan menerima kritikan dari pihak mana pun, maka tidak serius membangun untuk kemajuan pembangunan Kota Lhokseumawe," tegasnya lagi dengan Berapi-api.

Mantan Geuchik di Lhokseumawe ini meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Lhokseumawe agar tidak alergi dengan kritikan dari pihak-pihak yang peduli dengan kemajuan Kota Lhokseumawe.

"Apalagi kritikan itu bersifat konstruktif dan solutif terhadap kota Lhokseumawe, Seharusnya Pj Wali Kota Itu tidak Anti Kritik apalagi Alergi dengan Kritikan. Kalau beliau serius membangun kota Lhokseumawe, seharusnya Pj wali kota Lhokseumawe harus menganggap kritikan itu sebagai Vitamin sebagaimana komitmennya yang disampaikan pada setiap pertemuan saat dia baru dilantik sebagai wali kota."ungkap Akmal

Menurut Akmal, semestinya Pj wali kota Lhokseumawe mengajak para pejabat di kota Lhokseumawe serta para stakeholder untuk membangun Kota Lhokseumawe menuju perubahan yang menyeluruh.

"jangan sekedar menunjukkan gerakan perubahan dengan menggali saluran, penertiban pedagang kecil, pengusuran usaha masyarakat lemah, tapi bagaiaman membuka dan memberi peluang kepada masyarakat agar bisa bekerja."ujarnya

"Saya meminta Pj Walikota dan pejabat pejabatnya untuk serius membangun kota Lhokseumawe tanpa mengedepankan ego sektoral, karena masyarakat kota kita ini, masyarakat yang sudah sangat jera dimasa konflik aceh, mungkin Pj Wali kota Lhokseumawe Lahir di sini, tapi tidak menjalani bagaimana kehidupan masyarakat aceh dimasa itu, maka saya harapakan Pj Wali Kota Lhokseumawe jika serius membangun Lhokseumawe mari kita bergandingan dan saling membahu untuk tercapai Lhoksemawe sebagai kota maju dan beriman."jelasnya

Sebagaimaba dikatakan Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran pada acara lounching gampong Demokrasi bersama panitia pengawas pemilu kemarin mengatakan bagi figur yang ingin maju sebagai kandidat Walikota silakan berkompetisi dengan sehat.

Bila sudah gatal pingin jadi Walikota, mohon jangan libatkan saya dan kinerja saya dalam menaikkan elektabilitas, silakan paparkan program dan visi misi dalam membangun kota Lhokseumawe ke depan,"sebut Dr Imran.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...