Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Aceh, Nasir Nurdin, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 6 Desember 2021 episode 31 Tahun ke II dengan tema: Setelah Berhasil Direbut, Mau dibawa Kemana PWI Aceh?, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Akibat Longsor 632 KK Di Bener Meriah Sempat Terisolir

SamsuddinAlat berat BPBD Bener Meriah sedang membersihkan matrial longsor
A A A

BENER MERIAH – Derasnya hujan yang mengguyur Kecamatan Timang Gajah, dan Kecamatan Gajah Putih telah menyebabkan sejumlah titik tertimbun longsor.

Bahkan dampak dari longsor yang terjadi pada, Senin 22 November 2021 itu telah membuat 632 kepala Keluarga terisolir, sebelum tanah longsor tersebut dibersihkan dengan alat berat.

Hal itu disampaikan Kalak BPBD Bener Meriah, Safriadi kepada media acehimage.com, Selasa, 23 November 2021 di lokasi kejadian.

“Ada sepuluh titik yang longsor semalam di Kecamatan Timang Gajah, dan Gajah Putih, bahkan 632 KK sempat terisolir karena akses jalan mereka tertimbun tanah longsor, dan untuk hari ini anak sekolah yang dari daerah tersebut ke Lampahan tidak dapat sekolah karena jalan mereka tertimbun“kata Safriadi.

Ia menuturkan, adapun titik longsor tersebut yakni di Kampung Tunyang menuju Kampung Cekal tiga titik, dan sebanyak 412 KK terisolir. Selanjutnya, di Pantan Kemuning empat titik dan 220 KK terisolir.

Akibat peristiwa itu, empat rumah di kampung Pantan Kemuning terdampak dan diungsikan ke Gunung Tunyang.

Selanjutnya, titik longsor di Pantan Bayur, Kecamatan Gajah Putih sebanyak tiga titik dan alhamdulillah telah kita bersihkan bersama rekan-rekan PUPK Bener Meriah.

menurutnya, dalam beberapa jam kedepan titik longsor tersebut sudah dapat diatasi dan akses jalan tersebut akan kembali normal. pun demikian ia mengingatkan masyarakat yang melintas agar tetap berhati-hati.

“Mengingat intensitas hujan dalam beberapa hari ini meningkat, kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih berhati-hati karena durasi hujan untuk saat ini berdasarkan BMKG masuk level 3 dan berdampak infek terhadap lingkungan,” pintanya

“Untuk itu masyarakat agar lebih berhati-hati, mawas diri dan sadar akan bencana, “tambah Safriadi.

Dari pantauan media ini, Komandan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Brimob, Iptu Tri Andiana dengan sejumlah personilnya, personel TNI dan masyarakat turut membersihkan rumah warga yang terdampak.

Bahkan, sejak pagi Brimob telah berjibaku membantu proses pembersihan material longsor di Kampung Umah Besi yang juga tertimbun longsor.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...