Puluhan warga Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat menolak keberadaan pasien reaktif covid-19 di Puskesmas Pembantu (PUSTU) Suak Raya pada Selasa (07/07/2020). Sebelumnya, seorang awak Kapal Teluk Sinabang yang dinyatakan reaktif covid-19 setelah dilakukan tes cepat atau rapid test oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di pelabuhan Bubon, lalu di bawa ke PUSTU Suak Raya untuk dilakukan karantina sembari menunggu hasil uji swab keluar.

Panitia Minta Maaf

Akhirnya, Panitia Lomba Foto Beri Hadiah Sesuai Janji

ACEHIMAGESiti Aisyah menerima hadiah dari penyelenggara lomba foto competition
A A A

ACEH BARAT - Peserta pemenang lomba foto competition yang bertema 'sampah plastik dan aksi ku 2020' akhirnya menerima hadiah sesuai dengan yang dijanjiikan oleh panitia penyelengara.

Dimana acara tersebut diselenggarakan oleh Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) Aceh Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Rabu (4/3/2020) hari ini, Panitia penyelenggara menyerahkan hadiah berupa uang tunai dan sertifikat. Penghargaan tersebut diberikan langsung kepada pemenang oleh Sekretaris DLHK Aceh Barat, Diah Andriani didampingi ketua panitia kegiatan Fazar Oza Pratama di Kantor DLHK Aceh Barat.

Vinda Eka Saputra saat menerima hadiah

Ketua Umum Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) yang juga ketua panitia, Fajar Oza Pratama mengatakan pemberian hadiah uang tunai tersebut merupakan inisiatif Kepala DLHK Aceh Barat untuk membatu menyesuaikan hadiah sesuai yang tertulis pada brosur .

“Hari ini kita serahkan sertifikat dan uang tunainya, jadi ini inisiatif dari pak kadisnya untuk membantu menyesuaikan hadiah sesuai dengan yang dibrosurnya,” ujar pria yang kerap disapa Oza.

Dikatakannya, untuk pembagian hadiah hari ini, Kepala DLH Kabupaten Aceh Barat Mulidi tidak bisa hadir dan memberikan langsung karena dalam kondisi kurang sehat, dirinya juga meminta maaf atas kekeliruan yang terjadi kemarin, karena mengingat kondisi yang sedang sibuk sehingga tidak terlalu fokus dengan jenis hadiahnya,

Banner yang memuat informasi tentang lomba fotografi

"Bapak sedang kurang sehat, beliau titip salam dan meminta maaf untuk kekeliruan kemarin, ini merupakan bentuk evalusi kami kedepan agar tidak terjadi hal yang serupa,”kata Oza.

Sebelumnya, acehimage.com sempat mewartakan terkait ihwal yang diterjadi pada perlombaan tersebut, hingga berujung pada ketidaksesuaian hadiah yang diberikan oleh panitia kepada para pemenang.

Seperti yang dialami oleh Siti Aisyah, dia merupakan salah satu peserta pemenang lomba Photo competition menyesali sikap panitia penyelengara event tersebut. Aisyah yang mendapat juara II pada lomba tersebut malah tak mendapat hadiah.

Memang, pada saat pengumuan pembagian hadiah oleh panitia pelaksana, Minggu (1/3/2020) pagi, Siti Aisyah tidak berada di lokasi.

Mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi di Aceh Barat ini menceritakan, ketika acara tersebut mau berakhir dia menuju ke lokasi pembagian hadiah, dan menemui panitia.

Disana dia mempertanyakan terkait dengan hadiah milik dirinya, hasil dari perlombaan tersebut. Namun wartawati acehimage.com ini harus menahan pilu.

"Gak dapat hadiah, katanya hilang," keluh Ais--begitu dia sering disapa.

Selain itu, hadiah yang diberikan oleh panitia juga tidak sesuai dengan yang tertera di brosur pengumuman lomba.

Hal itu, diakui oleh Vinda Eka Saputra yang berhasil mendapakan juara I pada perlombaan tersebut.

Fajar, dari Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) Aceh Barat yang dikonfirmasi acehimage.com mengakui, bahwa Siti Aisyah tidak mendapatkan hadiahnya. Penyebabnya, kata dia, karena yang bersangkutan tidak berada di lokasi pada saat pemberian hadiah.

"Penyebab nya, tadi ais mugkin sedikit terlambat datang saat penyerahan hadiah, jadi tidak ada yang mewakili sehingga hadiah nya diambil oleh pihak yang belum diketahui, tadi saya sudah menghubungi pihak DLH nya, mereka juga bilang tidak tahu dan mungkin masih diprotokoler," begitu kata Fajar membalas konfirmasi acehimage.com.

Pihaknya berjanji akan terus mencari hadiah pemenang lomba photografi tersebut, Pihak DLHK pun hingga saat ini tidak mengetahui siapa yang mengambil.

"Sampai sekarang juga belum ada kabar, sudah dari siang sampek magrib tadi. dtayain terus ke pihak DLH nya, katanya masih belum ada info dari pihak protokoler, mugkin besok akan di cek kembali bang kemana hadiah tersebut," tambahnya.

Tidak hanya itu, Panitia penyelengara juga meminta maaf menyangkut dengan tidak sesuainya hadiah yang diberikan kepada para pemenang.

"Yang untuk hadiah untuk pemenang, kami Juga memohon maaf atas kekurangan nya dikarenakan kami menyerahkan kepihak donatur, kami memang menginginkan sesuai rencana, namun memang pihak donatur memberikan dalam bentuk barang. ini menjadi evaluasi bagi kami kedepan nya dikarenakan ini kegiatan pertama yang kami lakukan tentang lomba foto bg..Sekali. kami mohon maaf ya bg," demikian Fajar.

Sekedar mengulang, pada Senin (2/3/2020) Siti Aisyah menerima hadiah dari panitia penyelenggara setelah hadiah yang diperuntukkan bagi dirinya sempat hilang. Walau hadiah yang diberikan tidak sesuai dengan yang dijanjkan. Namun, pada Rabu (4/3/2020) para pemenang lomba tersebut kembali mendapat panggilan untuk menerima hadiah sesuai (seperti dibrosur) yang dijanjikan oleh pihak penyelenggara.

Selamat!

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...