Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mari jadikan momentum ini sebagai bentuk memperbaiki diri serta mengikuti jejak baginda Rasul untuk kebaikan dunia dan akhirat, Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad.

Akhiri Kegaduhan Dailami dan Nasri Gayo Saling Minta Maaf

IstPlt Bupati Dailami dan Nasri Gayo berdamai
A A A

BENER MERIAH – Publik dihebohkan dengan peristiwa  perdebatan  antara Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bener Meriah dengan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Garis Meriah, Nasri Gayo yang sempat bersitegang dan menjadi viral.

Insiden itu terjadi usai ketua DPRK Bener Meriah menskors sidang paripurna Perubahan Anggran Pendapan Belanja Kabupaten ( APBK-P) Tahun 2021 pada, Senin 20 September 2021 lalu.

Pada saat itu, Plt Bupati Bener Meriah Dailami langsung keluar dari ruang sidang lantaran saat ia membacakan pidato LSM Garis Merah menempelkan poster yang bertuliskan copot Sekda, Kadisdik, dan Kadiskes Bener Meriah.

Dailami kemudian meminta Nasri Gayo menemuinya di halaman gedung DPRK Bener Meriah, diluar dugaan terjadi perdengatan sengit   antara Plt Dailami dan Nasri Gayo, bahkan Dailami nyaris ngamuk lantaran tidak terima SKPK nya dituding yang bukan-bukan tanpa bukti.

Tidak mau berlarut-larut dengan persoalan tersebut, Plt Bupati Bener Meriah mengundang Nasri Gayo ke Pendopo II untuk bersilaturahmi dan minta maaf. Kamis, 23 September 2021

Nasri Gayo yang didampingi Camat Wih Pesam, Sabri dan beberapa tokoh pemuda, menghadiri  undangan Plt Bupati Bener Meriah Dailami guna menyampaikan permohonan maaf  atas kejadian beberapa hari yang lalu.

Nasri Gayo, menyebutkan, terimakasih atas undangan Plt Bupati dan ia meminta maaf atas perdenatanya beberapa hari lalu. “Kami mengerti dengan situasi saat itu, mungkin kami juga meminta maaf atas perdebatan yang kurang etis tersebut,” ucap Nasri.

Ia menambahkan,  tujuan kami memberikan kritikan kepada Pemerintah adalah agar bagaimana pemerintahan itu semakin baik, dan sesuai harapan masyarakat, sehingga kedepan kritik dan saran dari kami akan tetap kami sampaikan kepada Pemerintah daerah sesuai harapan Plt Bupati Bener Meriah. terang Nasri.

Sebelumnya, Plt Bupati Bener Meriah juga menyampaikan permintaan maafnya, atas kegaduhan yang terjadi.

“Saya  meminta maaf atas kejadian beberapa hari yang lalu, kami akui, saat itu kami sempat emosi akibat cara penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh saudara Nasri, sehingga membuat sedikit kegaduhan di sekretariat DPRK beberapa waktu yang lalu,”kata Dailami

Menurut Dailami, itu tidak akan terjadi apabila penyampaian aspirasi dilakukan secara santun dan terjadwal, akan tetapi saya menganggap selaku representatif dari Pemerintah daerah perlu meminta maaf dan ucapan terima kasih kepada saudara Nasri yang telah memberikan keritikan dan saran kepada Pemerintah.  terang Dailami.

“Kami tetap berharap, masukkan, saran dan kritik tetap dilakukan oleh LSM garis merah  dan LSM lainnya sebagai mitra Pemerintah, agar Pemerintah semakin baik,”pinta Dailami,

Dailami mengungkapkan,  tidak dapat dipungkiri beberapa kebijakan, layanan dan program Pemerintah semakin baik akibat kritikan dan saran dari masyarakat, sehingga Pembangunan Bener Meriah semakin jauh lebih baik kedepannya. Pungkas Dailami []

 

 

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...