Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Aceh Urutan 21 COVID-19 Nasional

HUMAS DAN PROTOKOL SETDA ACEHJuru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani
A A A

BANDA ACEH—Aceh berada pada urutan 21 dari 34 provinsi secara nasional kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Total kasus akumulatif Covid-19 di Indonesia, yang dihitung sejak 2 Maret 2020, sebanyak 143.043 orang.

Sedangkan data akumulatif Covid-19 Aceh sebanyak 1.069 orang, seperti tampak pada laman web kemenkes.go.id, tanggal 18 Agustus 2020.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) kepada awak media, Selasa (18/08/2020).

Merujuk pada laman Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan itu, SAG menjelaskan, Aceh berada di bawah Sulawesi Tenggara yang mencatat 1.217 kasus, dan di atas Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 1.059 kasus.

Ia mengatakan perkembangan kasus Covid-19 sangat dinamis dan fluktuatif. Pada 17 Maret, kemarin, DKI Jakarta melaporkan 552 kasus baru dan hari ini 513 kasus.

Begitu juga Jawa Timur, kemarin mencatat 366 kasus baru, hari ini 312 kasus baru. Sedangkan Aceh, dari 168 kasus, kemarin, menjadi 25 kasus baru hari ini.

“Data kasus Covid-19 akan terus berfluktuasi dan tentu penting diamati untuk upaya pengendaliannya. Upaya pengendalian paling efektif melalui tindakan pencegahan (preventif), baik tindakan perorangan maupun komunitas, menghentikan penularan virus corona itu,” katanya.

Data Covid-19

Selanjutnya SAG melaporkan, jumlah akumulatif Covid-19 di Aceh telah mencapai 1068 orang--terpaut 1 kasus dari data nasional dan segera disingkronkan kembali.

Rinciannya, 749 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri, 289 orang dinyatakan sembuh, 28 meninggal dunia.

Kasus positif baru yang dilaporkan sebanyak 25 orang terdiri dari warga Kota Banda Aceh sebanyak 10 orang, Kota Subulussalam 5 orang, dan kabupaten Aceh Besar sebanyak 3 orang.

Sedangkan warga Kabupaten Pidie, Gayo Lues, dan Kota Lhokseumawe, masing-masing 2 orang. Warga Kabupaten Bener Meriah sebanyak 1 orang.

SAG juga merincikan pasien Covid-19 yang sembuh dan meninggal dunia hari ini. Pasien yang dilaporkan sembuh sebanyak 9 orang, yakni warga Kabupaten Nagan Raya 8 orang dan warga Kota Sabang 1 orang.

Sedangkan yang meninggal dunia dilaporkan sebanyak 2 orang, masing-masing warga Kabupaten Aceh Besar dan warga Kabupaten Pidie Jaya.

“Pidie Jaya selama ini nihil sudah mencatat satu kasus Covid-19 dan orangnya meninggal dunia. Satu orang lainnya yang terpapar virus corona dan meninggal dunia dari Aceh Besar,” ujar SAG.

Sementara itu, jumlah Passion Dalam Pengawasan (PDP), juga bertambah 6 orang, hingga secara akumulasi menjadi 200 orang. Dari jumlah tersebut, 30 PDP dalam penanganan tim medis dan 163 telah sembuh dan 7 orang lainnya meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini bertambah 16 orang, yang secara akumulatif menjadi 2.421 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.350 orang sudah selesai masa pemantauan, dan sebanyak 71 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.

Rubrik:PEMDA ACEH

Komentar

Loading...