Sembilan warga Aceh Selatan dilaporkan positif COVID-19 setelah dilakukan uji swab yang dikirim dari Balitbangkes Aceh ke Jakarta. Direktur RSDYA dr Erizaldi MKes SpOg menyampaikan sembilan warga Aceh Selatan yang positif terdiri S (46), l (45),N (46), G (12), A (35), D (25), T (42), M (5), R (24) "Swab secara mandiri yang dilakukan RSUDYA lalu simpelnya dikirim litbankes Aceh, berhubung alat itu sekali pakai sudah habis lalu dikirim ke jakarta hasilnya positif covid 19, ”kata Direktur dr Erizaldi, Minggu (9/8/2020).

Aceh Kekurangan Pelatih Sepak Bola Berlisensi C AFC

ANTARAKetua Asosiasi Provinsi PSSI Aceh Nazir Adam (berdiri di podium).
A A A

BANDA ACEH- Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh menyatakan daerah itu kekurangan pelatih sepak bola berlisensi C AFC untuk melatih klub-klub peserta Liga 3.

"Pelatih lisensi C ini merupakan standar untuk klub peserta Liga 3. Sementara, kebanyakan klub Liga 3 di Aceh, pelatihnya baru mengantongi Lisensi D," kata Ketua Asprov PSSI Aceh Nazir Adam di Banda Aceh, Selasa.

Menurut Nazir Adam, banyak pelatih sepak bola di Aceh hanya mentok di lisensi D PSSI. Hal ini terjadi karena tidak adanya pelatihan pelatih sepak bola Lisensi C yang digelar di Acej

Oleh karena itu, Nazir Adam mengatakan, Asprov PSSI Aceh terus berupaya memperbanyak pelatih dengan lisensi C guna memenuhi kebutuhan klub-klub peserta Liga 3 di Aceh.

"Seperti sekarang ini, 24 pelatih, 23 dari Aceh dan seorang dari Riau sedang mengikuti pelatihan pelatih Lisensi C AFC. Pelatihan ini berlangsung 15 hari ke depan," ungkap Nazir Adam.

Mantan Wakil Bupati Pidie tersebut menyebutkan, dari pelatihan tersebut diharapkan melahirkan pelatih sepak bola yang mengantongi lisensi atau sertifikasi diakui AFC, konfederasi sepak bola Asia.

"Tidak kali ini saja, Asprov PSSI Aceh berupaya menyelenggarakan kursus pelatih serupa guna melahirkan pelatih-pelatih sepak bola dengan lisensi standar Asia," ungkap Nazir Adam.

Nazir Adam mengakui pelatih memiliki peran dalam melahirkan pemain-pemain sepak bola berbakat. Pelatih juga berperan meningkatkan kualitas permainan sepak bola Aceh, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.

"Semakin banyak pelatih sepak bola yang mengantongi lisensi, akan semakin baik pula pengembangan sepak bola di Aceh. Tujuan kami memperbanyak pelatih berlisensi, guna membangkitkan sepak bola Aceh yang kuat dan martabat," pungkas Nazir Adam.

Sumber:ANTARA
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...