Mantan Anggota Tim Perunding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Munawar Liza Zainal menjadi narasumber peHTem edisi Senin 22 Agustus 2022 episode ke 105 Tahun ke II dengan tema: Benarkah Tim Perunding GAM Merebut Kekuasaan di Aceh? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

960 Tim Pendamping Keluarga Ikuti Orientasi Percepatan Penurunan Angka Stunting

For acehimage.comKetua Panitia penyelengara orientasi percepatan penurunan stunting memberikan arahan kepada peserta
A A A

ACEHIMAGE.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kabupaten Bener Meriah menggelar orientasi percepatan penurunan stunting.

Untuk angkatan pertama, orientasi tersebut dilaksanakan selama 10 hari sejak 24 Juli hingga 30 Juli 2022 yang diikuti sebanyak 960  Tim Pendamping Keluarga (TPK )  dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bener Meriah.

Ketua pelaksana kegiatan, Yulita Anggraini yang merupakan Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera pada Dinas PPPAKB Bener Meriah kepada acehimage.com. Jum'at, 5 Agustus 2022 mengatakan, kegiatan orientasi ini di peruntukan bagi tim pendamping keluarga (TPK) dalam rangka upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Bener Meriah.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan di 10 Kecamatan yang melibatkan lintas sektor seperti, Dinas Kesehatan Bener Meriah,para ibu PKK, dan peserta yang merupakan tim pendamping keluarga,” kata Yulita.

Menurut Yulita, satu tim 3 orang yang terdiri, Bidan Desa sebagai koordinator, ibu PKK sebagai penggerak, dan kader KB sebagai pencatatan dan pelaporan. Hal itu sesuai dengan Perpres nomor 72 tahun 2021 yang mengatur tentang strategi percepatan penurunan stunting, penyelenggaraan percepatan penurunan stunting, dan koordinasi penyelenggaraan penurunan stunting.

“Setiap desa memiliki 1 tim dan ada beberapa desa memiliki 2 tim. Dalam orientasi itu setiap kecamatan diberi materi oleh tim teaching yang sudah lulus seleksi di tingkat Provinsi,”

“Kegiatan orientasi tersebut baru berakhir kemarin (Kamis, 4 Agustus 2022) di Kecamatan Mesidah yang diikuti 75 peserta sesuai arahan pihak Provinsi,” tambah Yulita.

Untuk materi yang disampaikan oleh tim teaching menyangkut masalah, aplikasi elsimil bagi catin,verifikasi dan validasi data (verval) dan semoga beres (pus,ibu hamil,pasca salin,batita dan balita) serta  upaya memperoleh data-data yang valid di tingkat hulu.

Yulita berharap, melalui orientasi ini, tim pendamping keluarga bisa memahami dan melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga mereka dapat melakukan penyuluhan, memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran berisiko stunting (catin, ibu hamil, pasca salin, ibu mempunyai baduta dan balita) di perdeksi dan validasi data yang benar menggunakan aplikasi sehingga data yang diperoleh valid. Pintanya.[]

Komentar

Loading...