9 Kampung di Bener Meriah Telah Terima Transfer Dana Desa

SAMSUDINRizki Mahtuah Munthe
A A A

BENER MERIAH - Sebanyak 9 kampung dari dua Kecamatan di Kabupaten Bener Meriah telah menerima tranfer Dana Desa (DD) untuk tahun 2020.

Dari Kecamatan Timang Gajah yaitu Kampung Kulem Parakanis, sedangkan dari Kecamatan Mesidah meliputi Kampung Pantan Kuli, Simpang Rengali, Cemparam Jaya, Jamur Atu, Simpur, Hakim Putri Pintu. Wih Resap, dan Wer Tingkem.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) drh Sofyan melaui Kabid Pemberdayaan Ekonomi (Kabid PEM) Rizki Mahtuah Munthe SSTP MSi, Kamis (20/2/2020).

Sementara untuk Kampung lainnya di Bener Meriah belum menerima transfer Dana Desa disebabkan masih terkendala laporan pertangung jawaban ditahun 2019.

Penyebab terkendalanya laporan pertanggungjawaban pada tahun 2019 yang lalu, sebahagian disebabkan adanya pergantian operator dan adanya peraturan yang baru.

Pun demikian, Pihak DPMK Bener Meriah sedang mengajukan sebanyak 31 Kampung untuk dilakukan proses pencairan tahap II.

"Bahkan mungkin jumlah ini akan terus bertambah mengingat waktu," kata Rizki Mahtuah Munthe.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes menyebutkan hingga Senin (17/02) kemarin, 42 gampong di Aceh telah menerima transfer dana desa ke Rekening Kas Desa (RKD). Total dana yang telah ditransfer mencapai Rp.13 miliar lebih. Secara rinci, desa yang telah menerima transfer dana berasal dari kabupaten Aceh Besar (15), Aceh Tamiang (9), Bener Meriah (9), Langsa (4), Lhokseumawe (3), Sabang (1), Sabang (1).

Selain itu, lanjut Taqwallah, sekitar 1.549 desa/gampong di Aceh telah menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Angka tersebut diyakini akan terus meningkat. Hal itu patut diapresiasi. Bahkan sampai kemarin, telah ada 559 yang telah memposting APBDes-nya di aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

"Sebanyak 557 qanun APBG hasil Siskeudes yang telah diterima DPMG (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong) Kabupaten dan Kota. Ini rekor baru bagi kita di Aceh," kata Taqwallah saat membuka Rapat Kerja Percepatan Pembangunan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa tahun 2020, di AAC Dayan Dawood, Selasa (18/02/2020).

Taqwallah mengajak semua pihak untuk merumuskan langkah terbaik dalam rangka mendorong percepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa di Aceh.

"Dengan demikian dana desa dapat dimanfaatkan masyarakat, sehingga pembangunan desa bergerak lebih cepat dan mampu berkontribusi bagi peningkatan ekonomi di desa," kata Taqwallah.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...