Zikrayanti, MLIS, PhD (Cand) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 23 September 2021 episode 10 Tahun ke II dengan tema: Terkait Vaksin Siswa, Wali Murid Minta Gubernur Pecat Kadisdik Aceh, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

84 Nakes dan Kader Posyandu Ikuti Orientasi PMBA Tahun 2021

IstimewaKadis Kesehatan buka Oreantasi PMBA
A A A

BENER MERIAH – Sebanyak delapan puluh empat (84) tenaga kesehatan dan kader Posyandu dari 30 Kampung di Kabupaten Bener Meriah ikuti Orientasi Pemberian Makan Bayi dan Anak atau PMBA.

Kegiatan itu dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, Abdul Muis yang berlangsung di Aula UPTD Puskesmas Bandar, Rabu, 8 September 2021.

Orientasi PMBA tahun 2021 tersebut bertujuan untuk membekali para Nakes dalam rangka meningkatkan praktek pemberian makanan terhadap kepada bayi, anak serta ibu hamil secara optimal.

“Selain itu juga  sekaligus pemantauan pertumbuhan bayi, anak  dan ibu hamil,” kata Abdul Muis.

Muis menyebutkan, kekurangan gizi pada awal kehidupan akan berdampak serius terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk masa depan. Kondisi kekurangan gizi usia dini ini bisa  menyebabkan kegagalan pertumbuhan sehingga mengakibatkan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), Pendek, kurus serta daya tahan tubuh yang rendah.

Kekurangan gizi juga akan beresiko mengalami hambatan perkembangan otak/kognitif sehingga akan kesulitan dalam mengikuti pendidikan, jelasnya Muis

Dikatakan Muis, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kekurangan gizi pada Balita antara lain adalah masih kurang baiknya praktek pemberian makanan bayi dan anak, oleh karena itu perlu adanya pemberian informasi tarkait PMBA ini. sebutnya

“Oreantasi PMBA ini tujuanya  adalah untuk meningkatkan kapasitas para petugas tenaga kesehatan dan kader Posyandu dalam hal praktek PMBA, dan saya berharap kepada seluruh peserta setelah mengikuti kegiatan ini ada hasil yang didapat dan sekaligus menyatukan persepsi sesuai dengan topik yang kita bahas, “harap Muis

Sebelumnya, Ketua Panitia penyelenggara,  linda Karmila (Kasie Kesga dan Gizi) melaporkan, kegiaatan itu dilaksanakan selama enam hari di bagi dalam dua engakatan. Untuk angkatan pertama berlangsung sejak hari Rabu sampai Jumat, sedangkan angkatan kedua pada Sabtu hingga Senin mendatang.

“Untuk angkatan pertama akan dikuti sebanyak 42 peserta terdiri dari 14 Bides berasal dari desa lokus stunting , 5 orang TPG dan 28 orang kader Posyandu dari 6 wilayah kerja Puskesmas,”

Sementara untuk angkatan kedua diikuti, 42 peserta terdiri  dari, 16 orang Bidan Desa berasal dari 14 desa Lokus Stunting dalam wilayah kerja Dinkes Kabupaten Bener Meriah, 4 orang TPG serta 32 orang Kader posyandu dari desa lokus stunting dalam 4 wilayah kerja Puskesmas. Papar Linda.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...