Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Cegah Corona

5 Bumbu Dapur Ini Bisa Tingkatkan Imunitas

Bahan Dapur Tingkatkan Imunitas Tubuh.
A A A

Jakarta - Bumbu dapur atau rempah yang biasa dipakai memasak juga punya khasiat baik. Salah satunya menjaga imunitas di tengah pandemi COVID-19.

Ancaman virus corona masih sangat tinggi. Berdasarkan beberapa sumber bahkan varian baru telah muncul dengan penyebaran yang lebih cepat dan lebih masif lagi.

Tubuh yang sehat serta imun yang kuat dibutuhkan untuk menghalau serangan COVID-19 ini. Makan-makanan sehat, olahraga teratur hingga istirahat yang cukup menjadi cara untuk menjaga kekebalan tubuh terhadap virus yang sangat mengancam.

Makanan seperti buah-buahan serta sayur yang tinggi begitu disarankan oleh para ahli. Tetapi untuk membuatnya lebih efektif, bumbu dan rempah yang kerap kali ditambahkan dalam masakan ternyata juga dapat membantu meningkatkan kekebalan imun tubuh.

Dilansir melalui Outlook Poshan (15/4) berikut ini 5 bumbu dapur yang ampuh untuk meningkatkan imunitas.

1. Kemangi

Kemangi merupakan tanaman berukuran kecil yang punya kandungan fitonutrien yang begitu kaya. Kemangi mengandung antioksidan, favanol, klorofil, serta berbagai vitamin dan mineral.

Kemangi juga dikenal memiliki kandungan eugenol yang merupakan komponen bioaktif yang dikenal dengan manfaat antimikroba, antijamur serta antibakteri. Eugenol bahkan juga dikatakan memiliki fungsi antidepresan yang dapat membantu meredakan stress serta kadar glukosa dalam darah.

Bukan hanya serangan bakteri, virus maupun jamur, imunitas juga dipengaruhi oleh stres yang dialami pada seseorang. Rutin konsumsi kemangi dikatakan bisa memperkuat imunitas karena fungsinya yang lengkap sebagai antibakteri, antioksidan serta mampu meredakan stres.

2. Jahe

Jahe dikenal sebagai bahan makanan dalam bentuk rempah yang memiliki fungsi antiinflamasi, antijamur bahkan kandungan antikanker. Pada pengobatan tradisional jahe memang kerap kali digunakan untuk pengobatan beberapa penyakit seperti batuk dan flu, hidung tersumbat, asthma, kembung bahkan depresi.

Jahe bisa dikonsumsi dengan berbagai cara yang tentunya juga mudah untuk diolah. Salah satunya dengan teh jahe atau jahe yang dihaluskan kemudian diseduh dengan air hangat dan diminum segera airnya.

Jahe juga bisa ditambahkan dengan rempah lainnya untuk membuat hasilnya jadi lebih efektif. Misalnya dengankapulaga yang juga diketahui bermanfaat untuk melancarkan pencernaan.

3. Klabet

Biji klabet menjadi salah satu daftar bahan pengobatan tradisional yang dikatakan ampuh dan tidak kalah bergunanya dengan jahe. Biji klabet punya kandungan antioksidan dan manfaat untuk penguat imunitas yang sangat baik.

Bukan hanya bijinya, bahkan hampir seluruh bagian tanaman klabet baik biji dan daunnya juga memiliki manfaat yang begitu baik untuk kesehatan. Biji klabet itu sendiri bisa dikeringkan kemudian digunakan menjadi suplemen atau sebagai campuran rempah dalam masakan, sedangkan daunnya yang segar bisa ditambahkan dalam hidangan-hidangan manis.

Biji klabet ini bahkan diketahui juga bisa ditambahkan dalam acar untuk menjadi asupan vitamin E tambahan yang diperlukan oleh tubuh. Bahkan tanaman klabet ini juga seringkali dicampurkan ke dalam teh dengan tambahan madu dan lemon yang juga dikatakan punya manfaat untuk meredakan demam.

4. Bawang Putih

Bawang putih punya kandungan antioksidan alami yang begitu aktif. Bawang putih diketahui dapat membantu meredakan stres serta tekanan darah tinggi.

Ukuran bawang putih yang kecil ternyata mengandung tiamin atau vitamin B1 yang begitu banyak. Selain untuk memperkuat imunitas, konsumsi bawang putih secara rutin juga diketahui dapat mencegah penyakit beri-beri.

Menambahkan cincangan bawang putih dalam setiap masakan menjadi cara terbaik untuk mengonsumsi karena efeknya akan lebih efektif juga bawang putih terpapar oksigen. Konsumsi bawang putih secara rutin juga merupakan hal yang mudah karena hampir di seluruh hidangan bawang putih digunakan menjadi bumbu dasar.

5. Kunyit

Kunyit memiliki kandungan bioaktif yang bernama kurkumin. Kurkumin ini merupakan kandungan alami antiinflamasi yang diketahui dapat bekerja secara maksimal untuk menangani inflamasi pada tubuh manusia.

Kunyit biasanya digunakan pada masakan dengan bumbu kari atau masakan-masakan Indonesia yang berwarna kuning. Konsumsi kunyit secara rutin baik secara alami maupun yang telah dibuat sebagai suplemen begitu disarankan untuk meningkatkan kekebalan imunitas tubuh.

Untuk hasil yang lebih maksimal, kunyit juga bisa ditambahkan dengan rempah bermanfaat lainnya misalnya seperti jahe. Jika di Indonesia, campuran rempah-rempah bermanfaat ini bisa langsung didapatkan melalui suatu sajian minuman yang dikenal dengan nama jamu.[]

Rubrik:KESEHATAN

Komentar

Loading...