Anggota Komisi II DPR Aceh Sulaiman SE mengaku terkejut setelah mendengar kabar bahwa Provinsi Aceh harus impor garam dari Thailand. Bahkan komoditas tersebut termasuk dalam komoditas impor terbesar ke Provinsi ujung barat Indonesia. Dimana berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Provinsi Aceh pada Mei 2020 sebesar US$ 245 ribu.

41 Rumah di Simeulue Terendam Banjir

ISTIMEWASebanyak 41 rumah di Kabupaten Simeulue terendam banjir.
A A A

SIMEULUE – Sebanyak 41 rumah di Kabupaten Simeulue terendam arus banjir. Bencana tersebut tepatnya terjadi di Desa Latitik Kecamatan Simeulue Tengah, Kamis (17/10).

BPBD Kabupaten Simeulue menginformasikan bahwa total keseluruhan korban terdampak berjumlah 171 jiwa dan sebanyak 41 rumah masih terendam banjir. Ketinggian air rata-rata mencapai 20 cm - 100 cm, luapan air berasal dari sungai latitik yang meluap disebabkan hujan yang cukup deras yang terjadi semalaman.

“Kondisi saat ini air belum surut sejak Pukul 06:53 WIB. Sementara laporan dari beberapa kecamatan dalam Kabupaten untuk saat ini belum ada laporan yang signifikan tentang bencana ini,” kata Kalak BPBA Sunawardi dalam keterangan yang diterima acehimage.com.

Kata dia, Tim BPBD langsung melakukan koordinasi dengan pihak aparat Desa Latitik dan melakukan peninjauan ke lokasi banjir bersama instansi terkait dan tim telah melakukan pendataan korban, agar segera dilakukan upaya penanganan darurat bencana sesuai protap.

“Informasi terakhir yang diterima Pusdalops BPBA menyebut bahwa untuk saat  ini ketinggian air belum surut sejak Pukul 06.53 WIB tadi pagi. Sementara estimasi kerusakan dan kerugian masih menunggu tim dilapangan yang tengah melakukan kaji cepat di lapangan. Pihak Pusdalops BPBA terus berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Simeulue dalam penanganan banjir tersebut,” ujarnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...