Isu dugaan pembelian tiga unit Kapal Aceh Hebat oleh Pemerintah Aceh yang diduga barang bekas terus bersileweran di laman media sosial. Apalagi setelah terjadi aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan Aceh tepatnya di Jalan Mayjend T Hamzah Bendahara No 52, Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh beberapa waktu lalu. Bermula dari itu, masyarakat di Aceh ingin mengetahui terkait informasi akurat mengenai pengadaan Kapal Aceh Hebat, 1, 2, dan 3 tersebut. "Cuma kita lihat dari luar aja, cuma ditekan tombol besar sebagi bukti peluncuran ke laut. Lalu kami diajak ke tempat makan-makan dengan alasan kapal balik lagi," kata sumber media ini yang mengaku hadir pada saat itu.

4 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Siap Dipakai Februari

APIlustrasi, Vaksinasi covid-19
A A A

JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) menjelaskan ada 4 juta dosis vaksin COVID-19 yang siap disuntikkan pada Februari nanti. Vaksin yang siap disuntikkan ini berasal dari bahan baku yang sudah diterima Bio Farma sejak Desember 2020.

Bio Farma sudah menerima setidaknya 3 juta bahan baku vaksin dari Sinovac. Di mana, pendistribusian dilakukan menjadi dua tahap yaitu sebanyak 1,2 juta dosis dan sebanyak 1,8 juta bahan baku vaksin pada Desember 2020.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan pasokan bahan baku vaksin yang dimilikinya pun bertambah seiring sudah sampainya 15 juta dosis bulk vaksin COVID-19 dari Sinovac belum lama ini.

"Kolaborasi antara Bio Farma dengan Sinovac, melalui dua mekanisme, yaitu impor dalam bentuk barang jadi / finished product single dose yang diperuntukan front liner di Indonesia, dan impor dalam bentuk bulk / konsentrat vaksin. Dari bulk ini, akan diproses lebih lanjut di Bio Farma di fasilitas fill and finish yang ada di Bio Farma," kata Honesti dalam keterangan resminya yang dikutip Sabtu (23/1/2021).

Sebanyak 15 juta dosis bulk vaksin COVID-19 ini langsung diproses di fasilitas fill and finish untuk menjadi final product. Dari pengadaan vaksin di akhir tahun 2020, sebanyak 1,2 juta doses sudah didistribusikan ke-43 provinsi dan sisanya 1,8 juta dosis didistribusikan pada pekan ini.

Menurut Honesti, Bio Farma akan menerima bahan baku 140 juta dosis, yang akan diterima secara bertahap. Tahap pertama pengiriman bahan baku ini, sudah kami terima sebanyak 15 juta dosis pada 12 Januari 2021 yang lalu.

Honesti memastikan ada 4 juta dosis vaksin yang sudah selesai diproduksi dan siap disuntikkan pada Februari 2021.

"Sampai dengan hari ini (21/1), sudah ada 4 juta dosis yang sudah selesai diproduksi. Status produk- produk tersebut, saat ini sedang dalam tahap proses quality control, yang akan dikirimkan ke Badan POM untuk mendapatkan lot release agar dapat didistribusikan, dan diperkirakan sampai dengan bulan Februari 2021 mendatang, akan siap sebanyak 4 juta dosis vaksin," tuturnya.

Sumber:Detik.com
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...