Sekretaris Pusham Unsyiah, Suraiya Kamaruzzaman, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 20 Januari 2022 episode ke 44 Tahun ke II dengan tema: Apakah Cambuk Solusi Terakhir Bagi Predator Seksual?, yang dipandu oleh host Siti Aminah Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Dibuka Dailami

163 Ekor Kuda Meriahkan Latber Pacuan Kuda Tradisional Gayo

SamsuddinPlt Bupati didampingi Forkompida plus lepas res pertama pacuan kuda
A A A

BENER MERIAH – Sebanyak 163 ekor kuda ikut event pacuan kuda tradisional Gayo dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ( HUT ) Kabupaten Bener Meriah ke-17.

Event pacuan kuda yang dikemas dalam Latihan bersama ( Latber ) tersebut di buka langsung oleh Pelaksana tugas ( Plt ) Bupati Bener Meriah, Dailami, Senin 20 Desember 2021.

Sebagai tujuan utama pelaksanaan Latber pacuan kuda tersebut adalah untuk optimalisasi vaksinasi di daerah penghasil kopi arabika gayo itu.

Plt Bupati Bener Meriah, Dailami dalam sambutanya mengajak masyarakat Kabupaten Bener Meriah untuk ikut mensukseskan vaksinasi dalam mencapai 70 persen. Untuk itu, Pemkab Bener Meriah membuka gerai vaksinasi di lapangan pacuan kuda  Sengeda Bener Meriah.

“Bagi masyarakat yang belum di vaksin silakan divaksin di gerai – gerai yang telah kita sediakan,” ajak Dailami.

Dalam kesempatan tersebut, Dailami juga menghimbau kepada pengunjung event pacuan kuda agar mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker. Harapnya.

Sementara itu, Ketua Pordasi Kabupaten Bener Meriah,  Zaidan dalam laporannya menyampaikan, event pacuan kuda dalam rangka HUT Bener Meriah ke -17 mengusung tema “ Kerja keras kita bersama menuju Bener Meriah maju “ kegiatan ini juga untuk optimalisasi vaksinasi Covid-19. Ungkap Zaidan.

Zaidan menyampaikan, Latber pacuan kuda yang diselenggarakan sejak 20 hingga 26 Desember 2021  tersebut diikuti 163 ekor kuda yang terbagi kedalam 12 kelas untuk memperebutkan hadiah total 108 juta plus trophy.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bener Meriah yang telah mempercayakan penyelenggaraan Latber ini kepada PORDASI Bener Meriah, serta terimakasih kepada Bank Aceh cabang Bener Meriah yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini,”kata Zaidan.

Menurut Zaidan, event pacuan kuda telah dinantikan masyarakat Gayo pada umumnya, Bener Meriah khususnya, pasalnya sejak mewabahnya virus corona sudah dua tahun pacuan kuda tradisional gayo tersebut tidak dapat diselenggarakan.

“Akibat Covid-19, tahun 2019 dan 2020 event pacuan kuda yang merupakan event kegemaran masyarakat dataran tinggi gayo ini tidak dapat digelar, “ujar Encu sapaan akrab Zaidan.

Ia menambahkan, olahraga berkuda tersebut merupakan tradisi masyarakat dataran tinggi gayo (DTG ) yang tidak terpisahkan dari budaya masyarakat gayo.

Justru itu, melalui momen ini kita optimalisasikan vaksinasi Covid-19 untuk mencapai 70 persen karena masyarakat akan antusias menyaksikan pacuan kuda. Terlebih pada saat ini kopi sadah dalam masa panen. []

Rubrik:ACEHSPORT

Komentar

Loading...