Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

15 Menit Usai Beraksi, Dua Jambret Langsung Diciduk Tim Resmob Bener Meriah

terduga pelaku jambret
A A A

BENER MERIAH - Personel Resmob Polres Bener Meriah berhasil meringkus dua terduga jambret, DM (20) dan RS (16), selang 15 menit usai mereka melakukan aksinya. Keduanya tak berkutik ketika anggota Brimob yang dipimpin Bripka Heri Yanuar mendatangi rumah salah satu terduga jambret tersebut, di Kampung Bener Mulie, Kecamatan Wih Pesan Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 7 April 2021 sekitar pukul 17.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Rifki Muslim mengatakan, korban penjambretan adalah Leni Marlina (34), seorang warga Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam. Leni melaporkan dirinya menjadi korban penjambretan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bener Meriah pada Rabu, 7 April 2021 sekira pukul 17.15 WIB.

IRT tersebut menjadi korban penjambretan di Jalan jalur 2 Bandara Rembele, Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Saat kejadian, korban bersama dua orang anaknya mengendarai sepeda motor Honda Beat hendak pulang ke Kampung Pante Raya. Namun nahas, mereka disasar oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kedua pelaku tersebut menjambret handphone dan dompet bu Leni yang diletakan di bagasi depan sepeda motornya. Setelah merampas barang milik korban, kedua pelaku meninggalkan korban dengan kecepatan tinggi, korban mencoba mengejar namun tidak mampu," kata Iptu Rifki.

Menerima laporan adanya penjambretan tersebut, Bripka Hari Yanuar beserta tiga anggotanya melakukan pengejaran hingga ke Kecamatan Weh Pesam. Sekitar pukul 17.30 WIB, mereka berhasil melacak kendaraan yang digunakan pelaku di Kampung Bener Mulie. Sepeda motor tersebut sedang diparkir di depan rumah.

"Kemudian langsung menemukan dua orang yang diduga pelaku beserta barang bukti dua unit handphone dan uang berjumlah Rp60 ribu berada di dalam rumah," kata Kasat Reskrim.

Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Polres Bener Meriah bersama dengan barang bukti berupa dua unit handphone merk Oppo, satu unit handphone merk Vivo, uang sejumlah Rp60 ribu, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, dan satu helm GM warna hitam.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...