Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 1 November 2021 episode 21 Tahun ke II dengan tema: KPK Kembali ke Aceh, Siapa Terjerat Korupsi? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

134 Peserta Tes PPPK Guru di Bener Meriah Tidak Hadir

IstKepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Sukur, S.Pd., M.Pd
A A A

BENER MERIAH – Ratusan tenaga guru tidak  ikut seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah dilaksanakan di Kabupaten Bener Meriah, Senin 13 September hingga 17 September 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kebupaten Bener Meriah, Sukur saat dikonfirmasi, Sabtu, 18 September 2021 mengatakan, dari 1.400 peserta guru yang seleksi PPPK sebanyak 134 orang peserta tidak hadir hingga 17 September 2021 kemarin.

Sukur merincikan, dari 134 peserta yang tidak hadir mengikuti seleksi guru PPPK terdiri dari, 17 orang guru tingkat SD dan SMP, sedangkan 114 guru yang tidak hadir merupakan guru SMA/SMK.

“Untuk guru SD dan SMP yang tidak hadir, sebanyak 12 orang guru hari ini telah mengikuti ujian susulan, dan 5 orang peserta lagi kita usulkan untuk mengikuti seleksi di tahap 11 nantinya,”kata Sukur

“Sedangkan 114 guru SMA/SMK yang tidak hadir merupakan guru yang berasal dari luar Kabupaten Bener Meriah atau dari sejumlah Kabupaten/Kota di Aceh yang memiliki formasi di Bener Meriah, mereka yang tidak hadir tidak ada konfirmasi kepada panitia alasan mereka tidak ikut,” tambah Sukur

Sukur menjelaskan, peserta yang mengikuti ujian susulan hari ini, adalah peserta yang tidak ikut pada sesi ujian lantaran diantara mereka ada yang tidak sempat untuk swab antigen, serta ada yang hasil swab antigennya reaktif.

“Justru itu, berdasarkan konfitmasi tersebut kita usulkan untuk mengikuti ujian susulan pada hari ini, namun diantara mereka sebanyak empat peserta tidak ikut. Satu peserta tidak ikut karena masih sakit yakni guru SD di salah satu Kecamatan Pintu Rime Gayo, sementara 3 orang lagi tidak ikut tidak ada konfirmasi kepada pihak panitia,”ungkap Sukur

Kepada para peserta Sukur menghimbau, agar tidak memperayai jika ada yang mengaku dapat membantu untuk lulus, apalagi sampai meminta sejumlah uang.

Sebab, untuk menentukan kelulusan tergantung pada capaian nilai hasil tes yang tentunya para peserta sudah tau sendiri nilai yang dia peroleh saat tes, apakah memenuhi passing grade atau tidak.

“Nilai itu masih diproses oleh system terkait adanya nilai afirmasi atau nilai tambahan sesuai ketentuan untuk mereka yang memiliki sertifikat pendidikan, usia dan lamanya pengabdian sebagai tenaga pendidikan honorer yang dapat dibaca oleh system melalui dapodik satuan pendidikan masing-masing,”papar Kadis Pendidikan Bener Meriah itu

Jadi, tidak ada yang bisa membantu kelulusan, termasuk kami sendiri tidak bisa mencampuri penetuan kelulusan. Kami hanya punya tugas memfasilitasi dan penyelengaraan proses seleksi. Tutup Sukur []

 

 

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...