Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

12 Nakes Puskesmas Ronga-Ronga Positif Corona

KHALISUDDIN.
A A A

BENER MERIAH – Satgas Penangananan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah kembali merilis jumlah penambahan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk hari ini, sebanyak 15 warga Bener Meriah terkonfirmasi postif Covid-19 dua diantaranya meningal dunia dan dimakamkan secara protokol covid-19.

Untuk warga yang meningal yakni, WL warga Kecamatan Wih pesam yang meningal dunia di RSUZA Banda Aceh, dan SD warga Kecamatan Bandar yang sempat dirawat di RSU Fauziah Bireuen dan dibawa pulang pihak keluarga pada tanggal 15 Oktober 2020.

Sementara 12 orang merupakan tenaga kesehatan ( Nakes ) yang bertugas di Puskesmas Ronga-Ronga dan 1 orang merupakan warga.

Juru bicara Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Khalisuddin melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, untuk 14 orang yang yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2020 di RSUD Munyang Kute dan pemeriksaan Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah.

Dikatakan Khalis, dengan penambahan hari ini, di Kabupaten Bener Meriah sudah tercatat sebanyak 116 kasus positif Corona, dengan rincian 4 orang di rawat, 51 orang isolasi mandiri, 5 orang meningal dan 56 orang sembuh.

Untuk kasus Probable tidak ada peningkatan dari hari sebelumnya berjumlah 22 orang dengan rincian 21 orang sembuh dan 1 meninggal dunia.

Berikutnya kasus Suspect berjumlah 93 orang dengan rincian 3 dirawat, 1 dalam pemantauan dan 89 sembuh.

“Sementara untuk beberapa hari kedepan Puskesmas Ronga-Ronga di tutup,"ujar Khalisuddin.

Khalis merincikan pasien yang terkonfirmasi Positif Covid-19 untuk hari ini , dirincikan diantaranya yang berdomisili di Kecamatan Gajah Putih yaitu ES, AR, EY dan DY.

Sementara yang berdomisili di Kecamatan Timang Gajah diantaranya NR, UR, AF, LM, dan NI.

Domisili di Kecamatan Pintu Rime Gayo, JA dan SD.

Warga Kecamatan Permata yaitu Z dan IK. Lalu penduduk Kecamatan Wih Pesam, SL dan WL (meninggal dunia) serta untuk pasien konfirmasi positif yang meninggal dunia lainnya dengan inisial SD berdomisili di Kecamatan Bandar.

Sebagai tindak lanjut, bekerjasama dengan Satgas Kecamatan dan Kampung dilakukan tracing kepada seluruh kontak erat terkait pasien konfirmasi positif covid-19 dan direncanakan akan dilakukan pemeriksaan SWAB, Selasa 20 Oktober 2020.

Sambil menunggu pemeriksaan dan hasil SWAB STPC-19 Bener Meriah meminta seluruh kontak erat untuk melakukan isolasi mandiri.

"Kepada masyarakat untuk disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta kejujuran dari masyarakat dalam mendukung penanganan Covid-19," pungkas Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Khalisuddin.

Jenazah SD sempat tolak Keluarga untuk dimakamkan secara Protokol Covid-19. Pihak keluarga almarhumah SD sebelumnya menolak keras jenazah SD dengan pemulasaran, namun akhirnya setelah bernegosiasi penyelengaraan jenazahnya tetap seperti biasa namun dengan pembatasan dan semua yang kontak erat akan melakukan isolasi mandiri.

"Dan siapa-siapa saja yang kontak erat sudah kita catat untuk dilakukan tes swab pada haris Selasa mendatang," tutup Khalis.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...