Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 1 November 2021 episode 21 Tahun ke II dengan tema: KPK Kembali ke Aceh, Siapa Terjerat Korupsi? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

1.295 Honorer Jajaran Dinas Pendidikan Bener Meriah Belum Terima Gaji Hingga Enam Bulan

Istkepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Syukur SPd MPd
A A A

BENER MERIAH –  Sebanyak 1.295 honorer jajaran Dinas Pendidikan Bener Meriah belum menerima gaji triwulan ke II, dan III atau selama enam bulan hingga saat ini.

Hal itu menjadi keluhan para honorer yang mengabdi di jajaran Dinas Pendidikan Bener Meriah, betapa tidak, sudah gaji tidak seberapa malah belum dibayarkan hingga saat ini.

Salah seorang tenaga kontrak yang tidak mau disebutkan namanya berharap, Pemerintah daerah melalui dinas pendidikan segera membayarkan gaji mereka mulai dari bulan April hingga September 2021.

“Kami tidak tau kenapa gaji kami belum dibayar, kendati sempat mempertanyakan kepada Kepela Sekolah namun hingga saat ini kami belum mendapatkan jawaban yang pasti,” katanya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah, Sukur saat dikonfirmasi, Selasa, 14 Sepetember 2021 menyebutkan, pagu anggaran untuk gaji honorer hanya diplot Rp2,6 milyar. Sedangkan anggaran yang dibutuhkan lebih dari Rp10 milyar.

“Dalam Dokumen Pelaksanaan Anggran (DPA) tahun 2021 Dinas Pendidikan hanya dialokasikan Rp2,6 milyar itu masih menanggung gaji honorer bulan November-Desember 2020, sementara anggaran yang dibutuhkan mencapai sepuluh milyar lebih,” kata Sukur.

Jadi, kita tidak cukup anggaran untuk membayar gaji April hingga September 2021 untuk mereka, dan kita telah mengusulkan anggaran tambahan dalam APBK-P sebanyak Rp9 milyar.

“Setelah DPA perubahan keluar kita langsung amprah dengan menyesuaikan berapa yang disetujui dalam APBK-P tersebut,” jelas Sukur.

Sukur merincikan, honorer yang belum dibayarkan terdiri dari Non PNS pegawai dinas sebanyak 25 orang, operator sekolah 183 orang, pegawai Non PNS SPNF/SKB 36 orang, pegawai non PNS penjaga sekolah sebanyak 51 orang, pegawai non PNS staf TU sekolah sebanyak 56 orang.

Selain itu, guru kontrak PAUD/TK sebanyak 282 orang, guru kontrak SD 602 orang, dan guru kontrak SMP 411 orang, jumlah keseluruhanya sebanyak 1.295 orang. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...