Dua Tahun Pasca Pilotnya Dieksekusi,

Yordania Kembali Bombardir ISIS

FOTO | ISTIMEWAPesawat-pesawat tempur Yordania membombardir basis ISIS di Suriah selatan.
A A A

AMMAN - Pesawat-pesawat tempur Yordania membom sejumlah posisi kelompok Negara Islam (ISIS) di Suriah selatan. Begitu bunyi pernyataan militer Yordania yang dirilis Sabtu kemarin.

Serangan udara ini datang dua tahun setelah pilot pesawat tempur Yordania ditangkap dan dibunuh oleh militan, setelah negosiasi untuk membebaskannya berakhir dengan kegagalan. Maaz al-Kassasbeh dibakar hidup-hidup dalam sel pada tanggal 3 Februari 2015. ISIS merilis video eksekusi tersebut.

"Pesawat Angkatan Yordania, bersama dengan memori seorang martir kami yang telah tewas dalam perang melawan terorisme, pada Jumat malam telah menargetkan sejumlah posisi teroris ISIS di Suriah selatan," bunyi lengkap pernyataan militer Yordania seperti dikutip dari Al Araby, Minggu (5/2/2017).

Dikatakan bahwa serangan itu termasuk terhadap bekas pangkalan tentara Suriah yang dikuasai oleh ISIS. Serangan tersebut menewaskan dan melukai sejumlah anggota ISIS dan menghancurkan gudang senjata, tempat pembuatan bom mobil, dan barak.

"Pasukan Yordania menggunakan drone dan amunisi presisi yang dikendalikan dalam operasi, yang merupakan bagian dari upaya kerajaan untuk membasmi kelompok teroris", katanya.

Kerajaan Yordania merupakan bagian dari koalisi internasional yang memerangan ISIS di Suriah dan Irak. Yordania mengintensifkan serangan sejak kelompok militan ini menguasai al-Kassasbeh ketika pesawatnya jatuh di Suriah pada Desember 2014.

Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...