Arsenal ke Final,

Wenger: Kami Lebih Fokus Setelah Sanchez Pergi

FOTO | AFPManajer Asenal, Arsene Wenger.
A A A
Kami kehilangan pemain hebat namun tentu saja ketika tim tak tahu apa yang terjadi, ada ketidakpastian dan membuat fokus kami berkurang,

LONDON - Arsene Wenger menyatakan Arsenal kini memiliki kepastian dan bisa fokus sepenuhnya menyusul kepergian Alexis Sanchez ke Manchester United. Hal itu diungkapkan pelatih asal Prancis tersebut setelah timnya memastikan tempat di final Piala Liga (EFL Cup) dengan menundukkan Chelsea, 2-1, pada leg kedua semifinal di Stadion Emirates.

Selama ini masalah akan pergi atau tidaknya Sanchez memang membuat konsentrasi tim terganggu. Pemain asal Cile ini menolak memperpanjang kontrak dan dua tim raksasa Manchester United dan Manchester City tertarik merekrut.

Alih-alih bereuni dengan mantan bosnya di Barcelona, Pep Guardiola, Sanchez ternyata memilih hegkang ke Manchester United. Tim yang bermarkas di Old Trafford itu menyerahkan Henrikh Mkhitaryan direkrut Arsenal demi mendapatkan mantan pemain Udinese itu.

Kejelasan soal masa depan Sanchez ini, menurut Wenger, sangat membantu timnya. Kini timnya bisa lebih fokus termasuk menghadapi final Piala Liga melawan Manchester City, bulan depan.

"Ketidakpastian itu sudah tak ada lagi," ujar Wenger.

"Kami kehilangan pemain hebat namun tentu saja ketika tim tak tahu apa yang terjadi, ada ketidakpastian dan membuat fokus kami berkurang," kata mantan pelatih AS Monaco ini.

"Kini kami tahu bahwa kami memang harus berhadapan dengan hal ini dan kami bisa terus melangkah dengan lebih fokus," katanya.

Chelsea sebenarnya unggul lebih dulu melalui aksi Eden Hazard saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Namun enam menit kemudian skor menjadi imbang setelah bek Chelsea, Antonio Rudiger, membuat gol bunuh diri.

Granit Xhaka menjadi penentu kemenangan Arsenal berkat gol yang dilesakkannya pada enit ke-60. Pada pertemuan pertama di kandang Chelsea, kedua tim bermian imbang tanpa gol. Arsenal pun unggul agregat 2-1 dan akan bertanding di final pada 25 Februari mendatang.

Namun Wenger mengaku dirinya tak senang melihat performa timnya pada babak pertama. Dia menilai timnya tampil dengan rasa takut.

“Kami terlalu respek kepada mereka dan membuat mereka leluasa. Mungkin kami terlalu takut menghadapi mereka,” ujarnya.

“Akibatnya, kami pun menderita. Di lapangan, kami tak berada di posisi yang bagus pada babak pertama. Kami memperbaikinya dan mengambil alih kendali permainan pada babak kedua,” kata pelatih yang menangani Arsenal sejak 1996 ini.

“Pada babak pertama kami kami hanya menonton mereka bermain dan mereka terus menekan kami. Namun pada babak kedua kami bermain lebih ketat. Lini tengah kami kuasai dan kamu mulai mendominasi permainan,” paparnya.

Akibatnya, kami pun menderita. Di lapangan, kami tak berada di posisi yang bagus pada babak pertama. Kami memperbaikinya dan mengambil alih kendali permainan pada babak kedua,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...