Pangdam:

Waspadai Gangguan Usai Pencoblosan

FOTO | ISTIMEWAPanglima Komando Daerah Militer Iskandarmuda | Mayjen TNI Tatang Sulaiman
A A A

BANDA ACEH - Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengajak semua pihak di Provinsi Aceh untuk mewaspadai gangguan usai pencoblosan atau pemungutan pemilihan kepala daerah di daerah itu.

"Yang patut diwaspadai adalah usai pencoblosan karena saat itu ada pihak ataupun pendukungan kandidat yang kalah merasa dirugikan sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Mayjen TNI Tatang Sulaiman di Banda Aceh, Selasa.

Menurut jenderal berbintang dua tersebut, fase kritis suatu pesta demokrasi biasanya terjadi usai pencoblosan sebab saat itu ada rasa kecewa yang bisa menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

Namun begitu, lanjut dia, semua pihak terkait dengan pilkada Aceh juga harus mewaspadai setiap tahapan terutama pada masa kampanye yang menghadirkan massa pendukungan setiap pasangan calon.

"Karena itu, kami mengajak semua pasangan calon untuk bisa menerima kekalahan. Kelompok pendukung diimbau tidak berbuat hal merugikan orang lain atau masyarakat banyak," ajak dia.

Selain itu, Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengajak semua pihak untuk membalikkan anggapan bahwa Aceh sebagai daerah rawan pilkada. Caranya, dengan menjalankan komitmen mewujudkan pilkada damai.

"Prajurit TNI di jajaran Kodam Iskandar Muda sudah berkomitmen mewujudkan pilkada damai. Namun, tentunya pilkada damai ini tidak terwujud jika pasangan calon tidak mewujudkannya," kata Pangdam Iskandar Muda.

Terkait pilkada di Aceh, Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan, pihaknya menjadikan semua pasangan calon sebagai mitra. TNI juga membangun komunikasi dengan semua tim sukses pasangan calon, mulai dari tingkat provinsi hingga gampong atau desa.

"Dengan komunikasi ini, kami bisa langsung berhubungan jika terjadi masalah menyangkut pilkada. Dan masalah ini harus diselesaikan dengan cepat sehingga tidak merambat. Tentunya, penyelesaian dilakukan dengan kepala dingin," kata Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

Pilkada Aceh digelar serentak antara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dengan pemilihan 20 bupati/wali kota dan wakil. Pilkada serentak ini digelar pada 15 Februari 2017.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...