Waspada jika Jari Kaki Berbentuk seperti Cakar

FOTO | ILUSTRASIJari kaki seperti cakar bisa jadi pertanda diabetes
A A A

JARI kaki Anda menekuk ke atas, lalu menurun dari sendi tengah membentuk seperti cakar? Jika iya, maka Anda perlu mewaspadainya sebagai pertanda diabetes. Selain karena masalah neurologis, jari kaki berbentuk seperti cakar merupakan kondisi medis yang mendasari diabetes.

Menurut Pradeep Moonot, ahli ortopedi dari Breach Candy Hospital di Mumbai, India, penderita diabetes memiliki jari kaki seperti cakar di beberapa titik kehidupan mereka. "Prevalensi jari kaki seperti cakar secara bertahap meningkat dan sampai 20 persen penduduk di India mengalaminya," katanya yang dikutip dari Thehealthsite, Senin (2/1/2017).

Sementara itu, jari kaki seperti cakar diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu fleksibel dan kaku, berdasarkan mobilitas sendi jari kaki. Hal ini disampaikan oleh Deepak Kumar, ahli ortopedi dari Safdarjung Hospital di Delhi, India. "Pada cakar jari kaki yang fleksibel, sendi memiliki kemampuan untuk bergerak. Jenis cakar kaki ini bisa diluruskan secara manual.

Sedangkan, cakar jari kaki kaku tidak memiliki kemampuan yang sama untuk bergerak. Gerakannya sangat terbatas dan bisa sangat menyakitkan," jelas Kumar. "Kondisi ini terkadang menyebabkan gerakan kaki menjadi terbatas dan memberikan tekanan pada mata kaki.

Selain itu, kondisi tersebut sering menyebabkan nyeri dan kapalan," tambahnya. Lebih lanjut, Kumar mengatakan, kombinasi intervensi medis, fisioterapi dan perawatan di rumah dapat mengobati jari kaki seperti cakar, tergantung pada tingkat keparahan dan kekakuan dari deformitas.

Menurutnya, beberapa kasus jari kaki berbentuk seperti cakar perlu dilakukan tindakan operasi. Namun, ini terjadi pada kelainan jari-jari kaki seperti cakar yang kaku ekstrim. "Tulang di bagain dasar jari kaki dihapus, sehingga lebih banyak ruang tersedia untuk meluruskan.

Ini adalah operasi yang membuat pasien dapat segera berjalan. Setelah operasi, proses penyembuhan bisa memakan waktu empat sampai enam minggu," tutupnya.

Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...