Warga Kota Baru Bulat Dukung Illiza-Farid

FOTO | ISTIMEWASilaturrahmi Illiza-Farid dengan warga Gampung Baru
A A A

BANDA ACEH - Masyarakat gampong Kota Baru Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh siap memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal-Farid Nyak Umar pada Pilkada 15 Februari 2017 mendatang.

Hal demikian diungkapkan tokoh masyarakat Kota Baru, H. Ghufran Zainal Abidin pada kegiatan silaturrahmi masyarakat Kota Baru dengan pasangan calon Nomor Urut satu itu, Jumat (06/01) sore.

“InsyaAllah di gampong Kota Baru ini suara bulat untuk pasangan Illiza-Farid, karena kami merasakan banyak kemajuan dan perubahan selama Banda Aceh dipimpin oleh Bunda Illiza,”ujarnya.

Selain kegiatan Silaturrahmi, pada kesempatan itu juga digelar aksi donor darah dan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kerja sama PKS dengan PMI Kota Banda Aceh.

Ghufran yang juga Ketua Komisi VII DPR Aceh yang membidangi Agama itu juga mengakui pelaksanaan syariat Islam di Kota Banda Aceh cukup baik selama kepemimpinan Illiza.

“Inilah makanya kita dukung agar Illiza harus dilanjutkan, dan kami siap memenangkan pasangan ini, apalagi bang Farid adalah Ustadz kesayangan ibu-ibu di gampong ini,”lanjutnya lagi.

Ghufran juga mengajak masyarakat gampong setempat agar ramai-ramai ke TPS pada 15 Februari 2017 nanti, ia berharap tidak ada masyarakat yang Golput, karena satu suara sangat menentukan masa depan kota Banda Aceh.

“Pilkada Banda Aceh lebih kurang 35 hari lagi, dan saya mengajak agar masyarakat jangan Golput, berikan dukungan penuh kepada Illiza-Farid, karena sudah terbukti,”ujarnya lagi.

Sementara itu Farid Nyak Umar dalam orasinya juga memaparkan sejumlah keberhasilan Illiza selama memimpin kota sehingga pasangan itu menggunakan jargon terbukti.

Ia menyebutkan jarang ada daerah di Indonesia yang berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI hingga delapan kali seperti kota Banda Aceh. Belum lagi penghargaan-penghargaan lain yang diraih selama kepemimpinan Illiza.

“Inilah kenapa dalam program kerja kami menggunakan kata peningkatan, misalnya peningkatan pembangunan infrastruktur perkotaan, karena pasangan ini tidak memulai dari nol, memimpin kota ini bukan coba-coba, tapi harus di dasari dengan pengalaman,”ujarnya.

Calon walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal mengakui banyak belajar kepemimpinan pada Alm. Mawardi Nurdin, yang merupakan bapak pembangunan kota Banda Aceh.

“Beliau adalah guru saya, pemimpin saya, maka saya mohon doa dan dukungan masyarakat untuk meneruskan perjuangan membangun kota ini,”lanjutnya.

Sumber:Rel
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...