Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Semarakkan HUT RI ke-75

Warga Gampong Krueng Lingka Gelar Beragam Lomba

BULKHAINILomba pukul bantal
A A A

ACEH UTARA - Meski dalam situasi pandemi COVID-19. Masyarakat Gampong Krueng Lingka Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara antusias dalam mengikuti bermacam perlombaan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75.

Meski perayaan HUT RI ke-75 kali ini terlihat sederhana, tetapi melaksanakan rangkaian lomba untuk menyemarakkan hari kemerdekaan dengan tetap melaksanakan protokoler kesehatan.

Ketua pemuda Krueng Lingka yang juga ketua Panitia HUT RI ke- 75 Teuku Muchtar ZA menyatakan lomba semarakkan kemerdekaan itu hanya diikuti oleh anak-anak dan orang dewasa Desa setempat.

"Kegiatan ini tidak luput dari kerja sama pemuda dan pemerintah Desa serta tokoh masyarakat, sehingga dalam hari paling bersejarah ini terlaksana bermacam perlombaan,"kata Muchtar Kepada acehimage.com, Senin (17/8/2020).

Muchtar menyebutkan, aneka perlombaan yang diperlombakan diantaranya, lari karung, pukul bantal, tangkap bebek, bawak kelereng dengan sendok makan, ambil uang yang di sangkut di buah semangka, tarik tambang dan panjat pinang.

"Kepada peserta yang mendapat juara kita berikan hadiah berupa uang tunai dan antusias masyarakat sangat luar biasa,"ujar Muchtar.

Muchtar berharap agar kedepan kegiatan seperti ini akan terus berlanjut untuk menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu, Keuchik Gampong Krueng Lingka, Efendi Nurdin menyebutkan kegiatan yang dilakukan warganya semata-mata untuk memeriahkan HUT RI Ke-75.

"Kegiatan ini kita kedepankan protokoler kesehatan sebagai mana yang dianjurkan oleh pemerintah untuk memakai masker serta menjaga jarak mengingat negara kita sedang di landa virus COVID-19,"ungkap Keuchik Fendi.

Keuchik Fendi Menyatakan, kegiatan ini dilakukan bukan tidak mengindahkan peraturan pemerintah tentang COVID-19. Namun ia menyadari selama ini warga trauma dengan kondisi mencekam Covid-19. Sehingga buah tangan pemuda Gampong yang didukung pemerintah Gampong sedikit melepaskan ketegangan urat saraf warga yang dihujani berbagai masalah sosial.

"Tiga hari yang lalu pemuda dan anak anak sibuk menanyakan, apakah jadi acara ini pak Keuchik? maka pertanyaan-pertanyaan itu menjadi dasar untuk di gelar kegiatan ini, dan Alhamdulillah sukses dan sangat menghibur warga kami," jelas Keuchik Fendi.

Meskipun begitu, kata Keuchik Fendi, pihaknya tetap mengadakan hiburan atas kehendak warganya untuk menyemarakkan hari kemerdekaan setahun sekali dengan mengedepankan protokoler kesehatan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...