Demi Liburan Hits,

Wanita Ini Nekat Tipu Penyedia Jasa Open Trip

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A

LIBURAN atau traveling kini menjadi salah satu kegiatan favorit bagi sebagian orang untuk melepas rasa penat dari rutinitas mereka sehari-hari. Namun menurut sebuah penelitian, kegiatan wisata yang kini sering dilakukan oleh generasi muda atau generasi millennial, ternyata mengalami sedikit pergeseran.

Selain menikmati keindahan alam dan mengeksplorasi budaya, sebagian dari mereka ternyata menjadikan momen traveling sebagai bahan unjuk diri (pamer) di media sosial. Bahasa kekiniannya sering disebut "ngefeeds" (memperbagus galeri Instagram).

Hal-hal seperti ini tentu dipicu oleh perkembangan digital yang begitu pesat, dan tidak dapat dipungkiri lagi berhasil mengubah gaya hidup banyak orang. Ajang pamer liburan di media sosial sebetulnya dapat dengan mudah Anda temui ketika berselancar di media sosial, khususnya Instagram.

Platform media sosial yang satu ini memang dilengkapi sejumlah fitur menarik yang dapat mempercantik hasil jepretan Anda, dengan fasilitas editor seperti filter, pengaturan tone, dan masih banyak lagi.

Namun, untuk mendapatkan jumlah like yang banyak, sebuah foto harus didukung dengan latar belakang pemandangan yang indah. Tak heran jika banyak generasi millennial yang rela merogoh kocek cukup dalam hanya untuk berlibur di tempat-tempat yang memiliki spot instagramable.

Nah, baru-baru ini, netizen Indonesia dikejutkan oleh kasus penipuan yang dilakukan seorang wanita bernama Angelina Martha kepada salah satu penyedia jasa Open Trip, Wisata Jalaner.

Dalam unggahannya, penyedia jasa open trip tersebut mengungkapkan bahwa wanita yang akrab disapa Angle itu belum melakukan pembayaran sama sekali. Padahal ia telah mengikuti serangkaian kegiatan open trip yang dilangsungkan di Royal Island Kepulauan Seribu pada 7-8 Januari lalu.

"DPO : @angelinaamartha segera lunasi pembayaran tour ke Kami @jalaner anda tidak punya itikad baik. Bantu info donk @nebengers," tulis Jalaner pada keterangan foto tersebut.

Akibat tindakannya itu, total kerugian yang ditanggung oleh Jalaners mencapai Rp2 juta. Bagi sebagian orang jumlah tersebut mungkin tidak terlalu besar, namun untuk sebuah agen yang baru merintis usaha di bidang pariwisata ini tentunya sangat merugikan.

Dari hasil penelusuran Okezone, kasus penipuan yang dilakukan oleh Angelina Martha ini ternyata juga dialami oleh sejumlah pihak, namun dengan motif yang berbeda-beda. Beberapa waktu lalu, ia diketahui meminjam sejumlah uang kepada salah satu kenalannya ketika sedang berlibur ke Bali.

Kala itu Angelina beralasan bahwa ia memutuskan untuk berlibur ke Bali atas rujukan dokter pribadinya. Ia kemudian meminjam uang kepada salah satu kenalannya seperti yang diungkapkan oleh akun, @ratiharmtha.

"Sodaraku juga pernah kena, di Bali. Dia nanyalah kosan yg bagus dan murah. Trus tau tau ngga pernah bayar kosan. Sodaraku yg dikejar kejar Ibu kosnya," tulisnya.

"Dia alesan ke Bali karena disuruh dokternya nyari tempat yg tenang. Soalnya dia stress aku percaya aja ya lord," tambah Ratih.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada itikad baik dari Angelina untuk menyelesaikan atau mengklarifikasi masalah yang sedang merundung dirinya itu. Padahal, pihak Jalaners juga sempat menyambangi rumahnya untuk meminta pertanggung jawaban.

Kasus ini bahkan mendadak viral setelah diunggah oleh akun @InfoTwitwor ke dalam linimasa mereka, hingga akhirnya menarik perhatian netizen Indonesia.

"Gaya sosialita dompet solaria yaa begitu," tulis akun @wisn_27u

"2 juta doang lho, tapi hidup ga tenang akhirnya liburan lagi biar pikiran tenang tapi nipu lagi, ga tenang lagi, liburan nipu lagi, wah ga berhenti2," tulis akun @MulyaHusada

"Ketika mau pamer di instagram tp gaada modal buat liburan kece," tulis akun @bullshitproof_

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...