Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Wali Kota Minta Balai Segera Bangun Baru Bendungan Karet Lambaro

HUMAS PEMKO BANDA ACEHWali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama Wakil Wali Kota, Zainal Arifin dan Dirut PDAM Tirta Daroy T Novizal Aiyub meninjau langsung bendungan karet yang bocor di Krueng Aceh tepatnya di kawasan Lambaro, Aceh Besar, Senin (6/7/2020).
A A A

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama Wakil Wali Kota, Zainal Arifin dan Dirut PDAM Tirta Daroy T Novizal Aiyub meninjau langsung bendungan karet yang bocor di Krueng Aceh tepatnya di kawasan Lambaro, Aceh Besar, Senin (6/7/2020).

Bendungan karet tersebut digunakan untuk menampung air sungai sebagai bahan baku air sebelum diproses di WTP milik PDAM Tirta Daroy. Dan selama kebocoran terjadi, berpengaruh pada keterbatasan proses produksi air bersih karena debit air sungai di bendungan yang berkurang.

Usai melakukan peninjauan, Aminullah berharap kepada pemerintah pusat agar segera mengganti bendungan karet yang sudah berusia belasan tahun. "Itu solusi agar kapasitas produksi PDAM tetap terjaga sehingga pendistribusian air bersih ke rumah-rumah masyarakat tidak terganggu."

Menurutnya, usia karet bendungan sudah belasan tahun setelah pertama kali dibangun pada 2003. "Karetnya mulai lapuk sehingga menjadi mudah robek saat arus sungai membawa tumpukan kayu. Jadi sudah layak untuk diganti," ujarnya seraya memohon uluran tangan pemerintah pusat.

Ia juga mengatakan, beberapa bulan yang lalu bendungan karet tersebut juga pernah bocor dan sudah diperbaiki. "Tapi kalaupun diperbaiki hanya untuk sementara saja. Kena arus sungai yang membawa tumpukan kayu atau sampah sudah robek lagi," ucapnya.

"Oleh karenya kita berharap kepada pemerintah pusat melalui departemen atau balai terkait agar segera bisa membangun baru bendungan karet ini, sehingga tidak menjadi persoalan bagi pelayanan air bersih di Kota Banda Aceh," kata Aminullah.

Rubrik:BANDA ACEH

Komentar

Loading...