Satreskrim Polres Bener Meriah telah menetapkan dan menahan tiga tersangka dugaan peredaran ijazah palsu yang bersumber dari Dinas Pendidikan Bener Meriah. “Sebelumnya kita telah menetapkan dan menahan AS (staf dinas pendidikan) Bener Meriah sebagai tersangka pembuat ijazah palsu, kemudian berselang dua harinya, kita kembali menangkap dan menahan tersangka SM (PNS di jajaran dinas Kesehatan Bener Meriah) yang diduga berperan sebagai perantara," kata Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK saat dikonfirmasi awak media, Rabu (27/1/2021).

Wakil Ketua DPRA Jemput Aspirasi Warga di Tengah Pandemi

ISTIMEWAWakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Safaruddin saat menyampaikan sambutan di Hotel Grand Leuser Blangpidie
A A A

ACEH BARAT DAYA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Safaruddin menggelar kegiatan Reses III di Daerah Pemilihan (Dapil) IX Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Kota Seubulussalam dari 2-9 Desember 2020.

Pertemuan perdana yang digelar di Hotel Grand Leuser Blangpidie Kamis, (3/12/2020) diikuti oleh puluhan konsituen tersebut turut membagikan masker dan hendsanitizel guna menghindari penyebaran Covid 19 yang saat ini masih belum ada tanda-tanda berakhir.

"Kita terus mengupayakan setiap kegiatan yang kita gelar dapat memenuhi standar pencegahan Covid 19, maka upaya menyediakan fasilitas pendukung selalu menjadi perhatian penting kita,"sebut Safaruddin.

Dalam pertemuan tersebut Safaruddin menjelaskan bahwa ditengah pandemi Covid 19 seperti ini kehadiran pemerintah sangatlah dibutuhkan baik dalam bentuk program bantuan langsung maupun kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong bangkitnya geliat ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

Oleh sebab itu DPRA terus mendorong Pemerintah Aceh untuk memberi perhatian khusus bagi masyarakat yang terkenak dampak langsung Covid 19, baik yang bergerak di sektor UMKM, jasa maupun masyarakat petani dan nelayan yang selama ini turut terjepit secara ekonomi diakibatkan menurunnya daya beli.

"Kita (DPRA Red) melalui fungsi penganggaran telah mendorong Pemerintah Aceh dalam pengalokasian anggaran APBA 2021 supaya turut menitik beratkan perhatian pada aspek penguatan ekonomi masyarakat, baik dalam kondisi pandemi maupun penanganan paska berakhirnya wabah ini, sehingga skema penangannya harus segera didisaen melalui keberpihakan anggaran tahun mendatang agar dapat menjawab keresahan masyarakat selama ini," jelas Safaruddin.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut turut memberi kesempatan kepada konsituen untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan yang dihadapi selama ini baik dalam aspek ekonomi, pembangunan maumpun sosial dan agama yang kemudian diharapkan menjadi masukan terhadap program-program strategis kedepan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...