Ajak Anak Bergerak

Untuk Asah Motorik Kasarnya

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A
Tugas anak 4 tahun, dia harus sudah bisa melompat. Kalau belum bisa, orang tua perlu khawatir dengan tumbuh kembangnya dia. Di usia ini waktu jalan juga anak udah nggak nabrak-nabrak lagi,

JAKARTA - Bergerak penting untuk perkembangan motorik kasar anak. Namun penting diingat, anak bergerak yang dimaksud di sini tidak hanya sekadar ia menggerakkan atau menggoyangkan tubuhnya lho ya.

Dijelaskan psikolog anak dan remaja dari RaQQi - Human Development and Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, sebenarnya bergerak penrtng untuk membantu mengoptimalkan perkembangan dan pembelajaran anak. Nah, Ratih mengatakan motorik kasar adalah kegiatan atau pergerakan yang dilakukan untuk membantu anak bermain secara aktif dan bermobilitas (berpindah).

"Jadi kalau geraknya cuma anak duduk terus menggerakkan kakinya, itu bukan mengasah kemampuan motorik kasar. Bergerak itu syaratnya dia harus berpindah," kata Ratih di sela-sela Marchvelous yang digelar BCMarch di Plaza City Tower, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4/2017).

Bergerak yang bisa dilakukan anak di usia 12-18 bulan misalnya, dia melompat meskipun belum ajeg. Kemudian, di usia 18-24 bulan anak mulai bergerak dengan berlari. Jika saat itu anak sering jatuh, jangan khawatir ya Bunda.

Sebab, diungkapkan Ratih saat itulah anak belajar keseimbangan. Ketika berusia 2 sampai 3 tahun, barulah anak bisa bersepda, menangkap bola, sampai dia memiliki keseimbangan yang konsisten.

"Tugas anak 4 tahun, dia harus sudah bisa melompat. Kalau belum bisa, orang tua perlu khawatir dengan tumbuh kembangnya dia. Di usia ini waktu jalan juga anak udah nggak nabrak-nabrak lagi," kata Ratih.

Dengan mengajak anak bermain, termasuk bermain di luar rumah, bisa jadi cara orang tua membuat anak bergerak untuk melatih motorik kasar anak. Jangan lupa, saat mengajak anak bermain tetap lakukan interaksi juga kontak mata ya Ayah dan Bunda.

Kode:47
Sumber:health.detik.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...