Fenny Steffy Burase

Ungkap Awal Pertemuan dengan Irwandi Yusuf

FOTO | ISTIMEWAFenny Steffy Burase
A A A

Saat di Moskow, Pak Irwandi tanya apa peran saya? Saya sampaikan kalau saya sedang mempromosikan kain tenun Indonesia. Spesifikasi profesi saya adalah mempromosikan Indonesia dan ingin mengundang kira-kira apa yang bisa dipromosikan untuk Aceh ke luar, lalu sebulan kemudian saya datang ke Banda Aceh dan lanjut ke Sabang

Fenny Steffy Burase Model

JAKARTA - Model Fenny Steffy Burase mengungkapkan awal perkenalannya dengan Gubernur Aceh non-aktif Irwandi Yusuf, keduanya disebut-sebut sudah pernah menikah secara agama.

"Saya kenal dengan Pak Irwandi Yusuf saat Festival Indonesia di Moskow, Rusia pada Agustus 2017," kata Steffy dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.

Steffy hadir sebagai saksi untuk tiga terdakwa yaitu Gubernur Aceh periode 2017-2022 Irwandi Yusuf yang didakwa bersama-sama Hendri Yuzal selaku staf khusus Gubernur Aceh dan tim sukses gubernur Teuku Saiful Bahri menerima suap Rp1,05 miliar dari Ahmadi selaku Bupati kabupaten Bener Meriah.

Irwandi juga didakwa menerima gratifikasi berupa hadiah dengan jumlah seluruhnya sebesar Rp8,717 miliar.

"Saat di Moskow, Pak Irwandi tanya apa peran saya? Saya sampaikan kalau saya sedang mempromosikan kain tenun Indonesia. Spesifikasi profesi saya adalah mempromosikan Indonesia dan ingin mengundang kira-kira apa yang bisa dipromosikan untuk Aceh ke luar, lalu sebulan kemudian saya datang ke Banda Aceh dan lanjut ke Sabang," ungkap Steffy.

Saat di Sabang, Steffy pun berkenalan dengan Teuku Saiful Bahri yang mengaku sebagai kontraktor.

"Pembicaraan dengan Pak Irwandi tidak langsung mengenai Aceh Marathon tapi untuk 'explore' Sabang, lalu ada pembicaraan lanjutan di Jakarta. Pak Irwandi 'memfollow up' kira-kira kegiatan apa untuk mendatangkan massa dalam jumlah besar ke sana, di kepala saya yang ada adalah marathon, tapi saya harus bawa tim lagi untuk lihat memungkinkan atau tidak," ungkap Steffy yang juga menyukai olahraga lari tersebut.

Saat pembicaran itu Irwandi datang bersama timnya termasuk Hendri Yuzal.

"Saat itu ada acara 'Sail Sabang', Pak Irwandi ngetes kemampuan saya untuk promosikan 'Sail Sabang' jadi saya coba di 'car free day' September 2017," tambah Steffy.

Steffy pun mempersiapkan proposal dan presentasi berikut anggaran biaya Aceh Marathon. Proposal itu dipresentasikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh.

"Kalau dengan Bang Saiful, 'by the time' saya dekat karena saya juga baru di Aceh, jadi saya minta dikawal dan saat belakangan saya baru tahu bang Saiful juga kenal dengan Pak Irwandi," ungkap Steffy.

Tapi Steffy membantah bahwa Irwandi memerintahkan Saiful untuk membantu dirinya dalam setiap persiapan Aceh Marathon yang rencananya diselenggarakan pada 29 Juli 2018. Steffy hanya mengakui bahwa ia menjadi tim ahli pelaksanaan Aceh Marathon yang berfungsi sebagai konseptor dan promosi serta bertanggung jawab atas suksesnya acara.

"Saya juga dekat dengan Pak Gubernur termasuk masalah rencana pernikahan, saya sering cerita dengan Pak Saiful antara saya ragu menikah atau tidak menikah. Pak Saiful berikan pilihan ke saya, lebih baik doa, umrah, saya mengatakan sudah kehabisan dana, dana Aceh Marathon bahkan tidak ada yang cair, dan Pak Saiful mengatakan kalau mau berangkat akan pinjamkan, dan saya mengatakan 'kata abang' sebagai kode saya umrah dari beliau (Saiful)," jelas Steffy.

Dalam surat dakwaan Irwandi disebutkan sekitar Oktober 2017 sampai Januari 2018 menerima uang melalui Fenny Steffy Burase sebesar Rp568,08 juta dari Teuku Fadhilatul Amri setelah mendapat perintah untuk melakukan transfer dari Teuku Saiful Bahri (salah satu tim sukses pilkada Gubernur Aceh 2017) di rumahnya di Aceh.

Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...