Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Umumkan Akan Bertemu Kim Jong-Un di Vietnam Akhir Februari

FOTO | REUTERSDonald Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Kongres AS
A A A

WASHINGTON DC — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memanfaatkan momen pidato kenegaraannya di hadapan Kongres AS untuk mengumumkan rencana pertemuan kedua dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un. Disebut Trump bahwa pertemuan puncak kedua itu akan digelar di Vietnam.

Trump menyampaikan pidato kenegaraannya atau yang biasa disebut State of the Union (SOTU) di hadapan Kongres AS di Capitol Hill, Washington DC, pada Selasa (5/2) malam waktu AS. Hadir dalam pidato kenegaraan ini antara lain para anggota bipartisan Kongres AS, Wakil Presiden AS Mike Pence, Ibu Negara AS Melania Trump juga tamu-tamu undangan termasuk putri dan menantu Trump, Ivanka dan Jared Kushner.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (6/2/2019), selain membahas berbagai kebijakan dalam negeri, termasuk soal pembangunan tembok perbatasan AS dan Meksiko, Trump juga membahas soal rencana pertemuan kedua dengan Kim Jong-Un yang telah diumumkan akan digelar pada akhir Februari mendatang.

Trump mengatakan, berhentinya uji coba nuklir dan tidak adanya peluncuran rudal oleh Korut dalam 15 bulan terakhir sebagai tanda-tanda kemajuan dalam perundingan dengan Korut.

"Sebagai bagian dari diplomasi baru yang lebih berani, kita akan melanjutkan dorongan bersejarah untuk perdamaian di Semenanjung Korea. Sandera kita telah dipulangkan, uji coba nuklir telah berhenti dan tidak ada peluncuran rudal dalam 15 bulan ini," ujar Trump dalam pidatonya.

Tidak hanya itu, Trump juga memuji dirinya sendiri yang disebut berhasil menghindarkan terjadinya perang besar di Semenanjung Korea."Jika saya tidak terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat, kita sekarang akan, menurut pendapat saya, ada dalam perang besar dengan Korea Utara," klaimnya.

"Masih banyak hal yang perlu dilakukan, tapi hubungan saya dengan Kim Jong-Un sangat baik," ujarnya.

"Ketua Kim dan saya akan bertemu kembali pada 27 dan 28 Februari di Vietnam," ungkap Trump.

Diketahui bahwa pertemuan puncak atau KTT pertama antara Trump dan Kim Jong-Un digelar pada pada 12 Juni 2018 di Singapura. Sejak saat itu, Trump selalu bersemangat untuk menggelar KTT kedua meskipun tidak ada kemajuan konkret dalam upaya AS membujuk Korut menghentikan program nuklirnya.

Pemilihan lokasi KTT kedua di Vietnam belum pernah diungkap ke publik sebelumnya. Beberapa waktu lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan KTT kedua akan digelar 'di suatu tempat di Asia' tanpa menyebut langsung nama negaranya.

Alasan pemilihan Vietnam sebagai lokasi KTT kedua antara Trump dan Kim Jong-Un tidak dijelaskan lebih lanjut. Namun diduga karena Vietnam selama ini memiliki hubungan sangat baik dengan AS maupun Korut. Trump tidak menyebut lebih spesifik soal kota mana di Vietnam yang akan menjadi lokasi KTT kedua itu. Laporan-laporan yang muncul menyebut Hanoi -- ibu kota Vietnam -- maupun Da Nang sebagai lokasi potensial.

Kode:47
Sumber:detik.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...