Pengumuman hasil seleksi terbuka Pimpinan Jabatan Tinggi Pratama (PJTP) mendapat sorotan dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Pasalnya, Pansel mengumumkan dua kali hasil yang lolos tiga besar masing-masing untuk enam JPT yang diseleksi yakni pada tanggal 30 Desember 2020 dan pengumuman kedua tanggal 18 Januari 2021. "Bahkan menurut Waladan, Bupati Bener Meriah telah dipermalukan oleh Sekda selaku Ketua Panitia seleksi terbuka PJTP terkait dengan kacaunya proses seleksi PJTP,"jelas Waladan melalui rilisnya yang diterima media ini, Rabu (20/1/2021).

Twitter Bungkam Akun Donald Trump Selamanya

ISTIMEWAAkun Donald Trump di Twitter yang dicekal
A A A

JAKARTA- Presiden Donald Trump sempat kembali diperbolehkan menggunakan Twitter setelah dicekal selama 12 jam lantaran postingannya dianggap memicu kekerasan di gedung Capitol. Namun kini, terpantau akun Twitter tersebut hilang lagi.

Akun yang beralamat di @realdonaldtrump itu diumumkan telah ditangguhkan oleh Twitter. "Akun ditangguhkan. Twitter mencekal akun yang melanggar aturan," demikian tulis Twitter.

Dengan dicekalnya kembali akun tersebut, berarti Donald Trump telah didepak dan tidak bisa lagi menggunakan Twitter. Pasalnya, aplikasi berlogo burung itu telah memperingatkan sebelumnya bahwa jika dilakukan lagi pelanggaran, Trump bakal diblokir secara permanen. Kabar terkini, Twitter telah membenarkan hal itu.

"Setelah review mendalam tweet terkini dari @realDonaldTrump dan konteksnya, terutama bagaimana penerimaan dan interpretasinya di Twitter, kami secara permanen menangguhkan akun itu terkait risiko bisa jadi pemicu kekerasan lebih lanjut," sebut Twitter.

Beberapa waktu silam, Twitter memang telah mengeluarkan peringatannya pada Trump. "Pelanggaran di masa depan terhadap aturan Twitter, termasuk kebijakan Civic Integrity atau Violent Threats, akan berakibat pada pemblokiran permanen terhadap akun @realDonaldTrump," cetus Twitter.

Memang Donald Trump terbiasa melanggar aturan Twitter dengan beragam cuitan kontroversial di masa silam. Saat masih jadi presiden, hal itu masih diampuni karena ada kebijakan khusus bagi para pejabat.

"Kami membatasi perkecualian pada tipe konten yang menarik perhatian publik, tweet dari pejabat terpilih," sebut Twitter beberapa waktu silam.

Itupun seperti dikutip detikINET dari BBC, sebenarnya para petinggi Twitter sudah lama berdebat apakah akun itu dilarang saja karena dinilai banyak dampak buruknya. Pendek kata, Trump bebas di Twitter karena statusnya masih Presiden.

Akan tetapi sebentar lagi, Joe Biden akan menggantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Dengan lengsernya Donald Trump, kebiasaannya melanggar kebijakan Twitter serta peringatan dari Twitter yang sudah disampaikan itu, kini akunnya benar-benar dicekal secara permanen.

Sumber:detik.com
Rubrik:TEKNO

Komentar

Loading...